Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/12/2017, 09:37 WIB

KOMPAS.com - Saat-saat setelah tuntas melakukan hubungan intim, biasanya menjadi waktu yang paling rileks. 

Namun di tengah suasana santai itu, ternyata ada tiga hal yang seharusnya tidak dilakukan.

"Ketika jaringan vagina telah dilumasi, bengkak, dan tergesek saat bersenggama, itu mengubah keadaan vagina dan reaksinya terhadap lingkungan."

Pandangan ini diungkapkan ginekolog dari Kansas, Amerika Serikat, Leslie E. F. Page, M.D. seperti dilansir Women's Health.

"Risiko utama adalah terkena infeksi," kata Leslie.

Baca juga : Banyak Wanita Tak Puas, Adakah Bentuk Vagina yang Normal?

Tiga hal yang seharusnya tidak dilakukan setelah berhubungan seks, jika ingin menjaga kesehatan organ wanita Anda adalah:

1. Jangan bersabun

Anda mungkin merasa ingin mencuci organ intim Anda setelah bercinta. Tapi, pastikan untuk tidak menggunakan sabun.

Sabun bepotensi menyebabkan iritasi dan kekeringan pasca seks. Bahkan, Anda mungkin bisa mengalami reaksi alergi.

"Vagina adalah organ "pembersih diri", dan perlu dirawat dengan sangat-sangat lembut."

Baca juga : Wanita Ini Bikin Liontin dari Potongan Kulit Bibir Vagina-nya

"Maka, jika Anda tidak memasukkan benda atau cairan ke mulut, sebaiknya Anda juga tidak memasukkannya ke dalam atau ke sekitar vagina."

"Jika Anda ingin menggosok menggunakan air saja," kata Leslie.

2. Jangan lupa "pipis"

Ada alasan mengapa Anda selalu membutuhkan buang air kecil setelah melakukan hubungan seks.

Hal ini membantu membersihkan bakteri yang mungkin telah masuk ke dalam vagina Anda.

"Seks dapat menyebabkan infeksi kandung kemih," kata seorang dokter spesialis kandungan, Robert Wool, M.D.

Baca juga : Kasus Langka, Seorang Perempuan Terlahir Tanpa Vagina

"Anda bisa memiliki beberapa waktu untuk meringkuk, kosongkan kandung kemih Anda dalam waktu satu jam setelah seks."

3. Jangan berendam di air panas

Padahal, ide untuk berendam dan bersantai di dalam bak air panas pasca berhubungan seks terdengar amat menyenangkan.

Namun ternyata hal ini bisa menjadi "kabar buruk" bagi vagina Anda.

"Bila vulva tengah membengkak sebagai respons terhadap rangsangan seksual, maka kondisi ini menunjukkan pembukaan vagina."

"Berarti Anda memiliki kesempatan infeksi yang lebih besar," kata Leslie.

"Jika Anda berada di bak mandi air panas bersama pasangan Anda, itu berarti Anda bisa terpapar bakteri dari kulit dan anusnya."

"Selain itu, paparan air yang ekstensif mengurangi efisiensi penghalang antimikroba kulit," tambah Leslie.

Baca juga : 5 Perilaku Seks yang Membahayakan Vagina

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Sumber Daily Star
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.