Kompas.com - 08/02/2018, 14:00 WIB

KOMPAS.com - Tidak sedikit dari kita yang memiliki masalah dengan bau badan.

Problem itu terus menghinggapi meski segala upaya telah dilakukan untuk membuat aroma tubuh menjadi segar.

Namun, tetap saja masalah tersebut berkutat dan menjadi masalah dalam kehidupan sosial kita.

Pakar kimia organik yang juga mempelajari bau badan di Monell Chemical Senses Center, George Preti mengatakan, bau badan juga dapat dipicu oleh stres, permasalahan kesehatan tertentu, hingga pilihan jenis makanan.

Para pakar hingga kini juga masih meneliti apakah diet juga berpengaruh terhadap bau badan.

Ia menjelaskan, tubuh manusia memiliki dua tipe kelenjar keringat yaitu kelenjar eccrine dan apocrine.

Baca juga: Sudah Pakai Deodoran tapi Masih Bau Badan, Ini Solusinya

Kelenjar eccrine memproduksi keringat tanpa bau yang akan keluar dari tubuh, terutama setelah berolahraga berat.

Sementara, kelenjar apocrine berada di ketiak dan selangkangan, di mana substansi minyak diproduksi, dan akan menimbulkan bau badan yang spesifik.

Faktanya, tubuh kita memproduksi dua bau badan natural yang baunya seperti bawang atau jintan pedas.

Tapi, bau badan itu juga dipengaruhi makanan yang kita konsumsi. Termasuk diet yang kita lakukan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber menshealth
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.