Kompas.com - 12/02/2018, 07:20 WIB
Para siswa lulusan Lembaga Pengajaran Tata Busana (LPTB) Susan Budihardjo yang mendesain busana dalam fashion show bertema Balance. Dok Tim Muara BagdjaPara siswa lulusan Lembaga Pengajaran Tata Busana (LPTB) Susan Budihardjo yang mendesain busana dalam fashion show bertema Balance.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dentuman musik enerjik menggema seisi ruangan, menggetarkan hati dan membangkitkan antusiasme pengunjung yang memadati Ciputra Theater, Kuningan, Jumat (9/2/2018) malam.

Dipadukan dengan tata panggung dan pencahayaan yang dinamis, denyut nadi perkotaan yang penuh hiruk pikuk dan emosional benar - benar tergambarkan pada pertunjukan di panggung itu.

Namun, pertunjukan tersebut bukan sebuah pertunjukan drama teater, melainkan peragaan busana bernuansa teatrikal. Adalah Lembaga Pengajaran Tata Busana (LPTB) Susan Budihardjo yang menggelar sebuah pertunjukan fashion drama bertajuk “Balance”.

Tema tersebut menggambarkan kisah tentang keseimbangan di tengah kegaduhan kota metropolitan yang dibagi ke dalam drama empat babak.

Busana dengan bahan denim dalam peragaan busana Balance dari siswa lulusan Lembaga Pengajaran Tata Busana Susan Budihardjo.Dok Tim Muara Bagdja Busana dengan bahan denim dalam peragaan busana Balance dari siswa lulusan Lembaga Pengajaran Tata Busana Susan Budihardjo.
“Ini saya ambil dari keseimbangan kehidupan di kota besar, terutama Jakarta. Kita sangat perlu keseimbangan dalam segala hal. Tanpa keseimbangan kita pasti akan tumbang. Ide ini kemudian diolah dengan berbagai ide dan kreasi,” ujar Susan.

Peragaan busana koleksi terbaru tersebut turut menggandeng Denim Grandtex dan Yongki Komaladi Shoes untuk bekerjasama.

Sebanyak 120 set busana karya 43 siswa dan lulusan terbaik LPTB Susan Budihardjo dipertunjukkan oleh para model. Sedangkan para penari ikut unjuk kebolehan menjadi pengiring pergantian babak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Babak pertama bertemakan “Architectural”. Warna-warna cerah yang dinamis dan modern dipadukan dengan monokromatis dan permainan bentuk. Menggambarkan gedung-gedung pencakar langit dan tata ibu kota serta para perempuan perkotaan yang sigap dan aktif.

Busana yang dihadirkan menonjolkan siluet rok bervolume dan ketat di badan. Diimbangi dengan gaun A-simetris, gaun bertali - temali, rok panjang, celana sebetis, hingga imbuhan bulu-bulu.

Gaya lainnya ditunjukkan pada babak kedua, yang bertemakan “Flow” menonjolkan kesan

Peragaan busana bertema Balance dari siswa lulusan Lembaga Pengajaran Tata Busana Susan Budihardjo.Dok Tim Muara Bagdja Peragaan busana bertema Balance dari siswa lulusan Lembaga Pengajaran Tata Busana Susan Budihardjo.
classy yang tangguh dan sesuai dengan nafas anak muda. Hal itu tergambar lewat atasan berpotongan tegas, seperti outer atau bomber jacket yang tetap menyisipkan kesan manis dan feminin saat dipadukan dengan celana berpipa lebar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.