Kompas.com - 12/05/2018, 12:38 WIB
Pakar Ilmu dan Teknologi Pangan, Profesor FG Winarno saat menjelaskan manfaat daun kelor di Jakarta, Jumat (11/5/2018). KOMPAS.com/Nabilla TashandraPakar Ilmu dan Teknologi Pangan, Profesor FG Winarno saat menjelaskan manfaat daun kelor di Jakarta, Jumat (11/5/2018).

Daun kelor mudah ditemukan di banyak tempat di Indonesia. Winarno menyayangkan, belum banyak yang mengoptimalkan daun kelor.

Padahal, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah ikut mempromosikan manfaat daun kelor secara luas.

Tak terkecuali di bidang kecantikan. Ia pun menyinggung India sebagai salah satu negara yang mengekspor biji kelor dalam jumlah besar ke luar negeri.

Dua di antara beberapa negara tujuan ekspor India adalah Jepang dan Korea Selatan.

"Semuanya habis ke Korea Selatan dan Jepang karena untuk kosmetik."

"Mereka kulitnya cantik-cantik kan. Di indonesia padahal gampang banget. Kelor umur 2,5 tahun sudah berbuah dan bisa diekstraksi sendiri," ucap Winarno.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.