Waspadai 5 Ciri Berita Hoaks

Kompas.com - 14/05/2018, 13:18 WIB
Ilustrasi hoaks. ThinkstockIlustrasi hoaks.

KOMPAS.com - Hoaks atau berita palsu seringkali mendominasi media sosial belakangan ini.

Dalam aksi terorisme beberapa hari terakhir ini misalnya, banyak sekali kabar palsu alias hoaks yang membuat resah masyarakat. 

Oleh karena itu, kita sebagai masyarakat harus pandai memilah-milah informasi yang tepat. Tidak semua informasi yang beredar di media bisa kita terima begitu saja.

Lalu, bagaimana cara yang tepat untuk mengidentifikasi kebenaran berita yang beredar di sosial media ini?

Membedakan berita 'palsu' dan 'nyata' memang bukan hal yang mudah. Tapi, ini bukan berarti kita tak dapat melakukannya.

Dilansir dari psychologytoday, Sander van der Linden, seorang psikolog sosial dari University of Cambridge telah memaparkan lima indikator yang  biasa terdapat dalam berita 'palsu.

Dengan mengenali indikator tersebut, kita bisa dengan mudah mengidentifikasi mana berita yang mengandung nilai kebenaran dan berita 'palsu'.

Berikut lima indikator yang biasa terdapat dalam berita 'palsu'.

1. Terdengar konyol untuk menjadi kenyataan

Jangan terjebak clickbait. Judul berita kerap dirancang khusus agar kita mengkliknya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X