Jaket Merah "Limited Edition" Milik Jokowi Ternyata "Ramah di Kantong"

Kompas.com - 07/11/2018, 16:20 WIB
Presiden Joko Widodo berjaket merah menunggangi motor barunya bergaya tracker menuju Pasar Anyar, Kota Tangerang, Banten, Minggu (4/11/2018). Fabian Januarius KuwadoPresiden Joko Widodo berjaket merah menunggangi motor barunya bergaya tracker menuju Pasar Anyar, Kota Tangerang, Banten, Minggu (4/11/2018).

Dari situlah, pihak Bulls Syndicate memeriksa kembali stok jaket tersebut demi mencari ukuran yang sesuai dengan orang nomor satu di Indonesia itu.

Berkat Jokowi, permintaan jaket merah itu kembali memuncak. Bahkan, peningkatan tersebut mencapai 100 persen.

Pihak Bulls Syndicate pun memutuskan kembali memproduksinya dalam jumlah terbatas.

Desain jaket terinspirasi dari model jaket yang dipakai oleh pembalap mobil National Association for Stock Car Auto Racing (NASCAR), -penyelenggara berbagai macam acara balapan.

Kendati demikian, ada beberapa bagian yang disesuaikan untuk pengendara motor.

Baca juga: 4 Jaket Lokal Jokowi yang Mencuri Perhatian..

"Bagian lengan kita bikin panjang agar sesuai untuk pengendara motor. Jadi, waktu naik motor bagian lengannya nggak nyincing," ucap dia.

Jika jaket untuk pembalap mobil biasanya dipenuhi oleh emblem yang menunjukkan logo sponsor, jaket produksi Bulls Syndicate ini dihiasi oleh logo label dan kata-kata khusus.

Sayangnya, mereka tak akan kembali memproduksi jaket berbahan parasut itu meski hingga detik ini permintaan terus berdatangan.

"Sekarang jaket itu sudah enggak kami produksi lagi, memang sengaja biar limited editon," ucap dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X