Kompas.com - 19/12/2018, 09:45 WIB
Ilustrasi minyak zaitun dulezidarIlustrasi minyak zaitun

Minyak zaitun kaya akan oleic acid dan komponen-komponen minor yang membuatnya stabil. Meski begitu, minyak zaitun tidak sama seperti wine yang semakin lama akan menjadi lebih baik.

"Tetap saja kalau terlalu lama tidak dipakai jadi apak, teroksidasi. Jadi sebaiknya juga dijaga dengan baik," tutur Emilia.

Aroma minyak zaitun justru akan hilang jika semakin lama disimpan. Degradasi kualitas juga akan semakin parah jika terpapar panas, oksigen dan cahaya.

Baca juga: Tingkatkan Cita Rasa Masakan dengan Minyak Zaitun

5. Extra virgin olive oil hanya untuk makanan panas atau dingin

Minyak zaitun cocok untuk segala tipe masakan, termasuk extra virgin olive oil. Sejumlah studi menunjukkan bahwa minyak zaitun dan dan minyak zaitun "light-tasting" memiliki titik asap antara 200-220 derajat celcius. Sementara extra virgin olive oil memiliki titik asap 180 derajat celcius.

Rata-rata temperatur masak kompor sekitar 175 derajat celcius, sehingga semua jenis minyak zaitun berada di atas batas tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hanya saja, ketika hendak memasak masyarakat lebih dianjurkan untuk menggunakan selain extra virgin olive oil. Sebab, minyak ini memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi dan antioksidan akan rusak jika terkena panas. Sehingga, manfaat antioksidan tersebut tidak akan didapatkan secara maksimal.

Kandungan antioksidan tetap terkandung dalam minyak zaitun yang diperuntukkan memasak, namun tidak setinggi extra virgin olive oil.

"Extra virgin olive oil rasanya sedikit pahit dan baunya sedikit keras karena kandungan antioksidan. Antioksidan tidak tahan panas. Tidak rusak 100 persen tapi jadi tinggal sedikit," tuturnya.

Baca juga: Cara Memanfaatkan Minyak Zaitun untuk Kecantikan

Mungkin masih banyak miskonsepsi minyak zaitun lainnya yang beredar di masyarakat. Termasuk salah satunya miskonsepsi bahwa minyak zaitun akan mengubah rasa makanan jika digunakan untuk mengolah makanan tertentu.

Namun, pada intinya minyak zaitun memiliki manfaat yang sangat berlimpah. Hanya saja banyak masyarakat kita yang enggan mengonsumsinya atau enggan beralih dari minyak biasa karena minyak zaitun dianggap mahal.

Banyak pula yang belum menggunakannya karena kurang memahami manfaat minyak zaitun itu sendiri.

Sekarang, siap mencoba masak dan mengkonsumsi makanan dengan minyak zaitun?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.