Kompas.com - 31/01/2019, 07:00 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak sedikit orangtua yang ingin praktis lalu memberikan makanan bekal yang kurang bernutrisi bagi anak. Misalnya, membawakan bekal mie instan, roti dengan selai, dan lainnya.

Padahal, makanan tersebut bakal dikonsumsi waktu istirahat makan siang di mana anak masih membutuhkan tenaga untuk menjalani sisa hari.

Menurut dr. Juwalita Surapsari, MGizi, SpGK, bekal sekolah idealnya memiliki nutrisi lengkap. Selain karbohidrat, usahakan bekal makanan juga mengandung protein dan serat.

"Kadang ibu hanya kasih bekal biskuit atau roti manis. Kandungan gizinya hanya karbohidrat. Anak usia sekolah butuh protein cukup, serat juga," kata dr. Juwalita pada acara peluncuran produk Good to Go dari Indomilk di Central Park Mall Jakarta, Rabu (30/1/2019).

Makanan berserat tinggi mampu mengontrol gula darah. Dengan begitu, sejumlah keluhan bisa dihindari, seperti perubahan mood yang tiba-tiba atau mengantuk.

Makanan dengan protein dan serat tinggi juga akan membuat anak kenyang lebih lama, sehingga tidak akan kalap pada waktu makan berikutnya.

Salah satu menu bekal yang cukup nutrisi, misalnya nasi atau roti dengan telur yang dicampur dengan sayur-sayuran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jangan Sepelekan Kualitas Nutrisi dalam Telur

Daripada memilih nasi putih, orangtua juga bisa membekali anak karbohidrat tinggi serat. Di antaranya oat, malt dan gandum.

Jika waktu sekolah anak panjang, orangtua juga bisa membekali makanan selingan untuk anak. Usahakan makanan selingan tersebut tidak lebih dari 10 persen kebutuhan kalori perhari atau sekitar 200 kalori (untuk usia produktif berkisar 1800-2000 kalori)

Makanan selingan juga bisa menjadi pengganjal perut ketika anak tidak sarapan pagi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.