Yang Boleh dan Tidak Boleh Dimakan Ketika Sakit Lambung - Kompas.com

Yang Boleh dan Tidak Boleh Dimakan Ketika Sakit Lambung

Kompas.com - 04/02/2019, 18:18 WIB
Ilustrasi sakit perutshutterstock Ilustrasi sakit perut

KOMPAS.com - Bagi sebagian orang yang memiliki sakit pada lambung dan pencernaan lainnya, kadang mereka harus pandai dalam memilah dan memilih makanan yang patut dimakan.

Makanan untuk sakit lambung nyatanya mudah dikelompokkan, kita hanya harus mencari sumber makanan apa yang tidak baik dan baik untuk lambung. Berikut beberapa contoh makanan untuk sakit lambung yang baik dan harus dihindari:

Makanan untuk sakit lambung yang baik untuk dikonsumsi

1. Gandum dan biji-bijian

Roti whole grainetiennevoss Roti whole grain
Makanan seperti roti dan sereal biasanya mengandung kandungan serat baik pada tubuh dan dapat ditolerir kandungannya untuk dicerna lebih dalam pada lambung. Biji-bijian kaya serat yang tinggi, seperti beras merah, barley, quinoa dan oatmeal nyatanya dapat membantu melancarkan aliran makanan yang telah dicerna dalam lambung.

2. Makanan kaya protein

Kebanyakan makanan untuk sakit lambung seperti makanan jenis daging dan ikan memang bisa dicerna dengan baik oleh lambung. Tetapi alangkah lebih baiknya lagi pilihan daging yang dikonsumi mengandung kaya protein dan rendah lemak.

Contohnya, kita dapat memilih daging rendah lemak tanpa kulit, atau mengonsumsi ikan yang penuh dengan manfaat protein di dalamnya.

3. Makanan dengan menu sayuran brokoli

Sayuran yang satu ini, brokoli, pada dasarnya bagus untuk makanan sakit lambung. Brokoli mengandung bahan kimia yang disebut sulforpahane, zat tersebut berguna membantu membunuh helicobacter pylori (bakteri negatif) karena memiliki sifat antibakteri.

Sebuah studi 2009 yang dipublikasikan dalam jurnal Cancer Prevention Research menunjukkan bahwa orang yang pencernaannya mengandung helicobacter pylori, jika memakan masakan yang mengandung setengah cangkir brokoli perhari selama 2 bulan ternyata dapat membantu mengurangi sakit pada lambung.

Hal ini berpengaruh terbalik pada orang yang jarang makan brokoli, karena pada asupannya tidak didapat zat sulforphane yang dapat membantu melancarkan pencernaan di lambung.

Makanan yang harus dihindari ketika sakit lambung

1. Hindari makan makanan yang manis

Ilustrasi donat, makanan manisitakdalee Ilustrasi donat, makanan manis
Makanan yang manis memang sedap menggugah selera lidah. Nmaun jika lambung bermasalah, makanan manis ini tidak baik untuk dikonsumsi. Mengapa tidak baik? Seperti yang kita tahu, makanan manis pastinya mengandung gula refinasi yang dapat menyebabkan lonjakan kadar insulin yang dapat menyebabkan fluktuasi gula darah.

Ketika gula darah meningkat, kondisi perut dengan lambung yang sakit akan jadi perih. Hal tersebut bisa membuat kita merasa berkeringat dan gemetar, seperti yang diungkapkan oleh Robynne Chutkan, MD, asisten profesor bagian gastroenterologi di Rumah Sakit Georgetown University di Washington, DC.

2. Makanan bersantan dan sumber makanan yang mengandung gas

Makanan yang mengandung banyak gas sangat tidak boleh dikonsumsi bagi penderita sakit lambung, dikarenakan akan membuat asam di dalam lambung menjadi naik. Beberapa contoh makanan yang banyak mengandung gas tinggi antara lain sayur sawi, kembang kol, dan buah nangka.

3. Makanan dengan rasa pedas

Makanan yang memiliki rasa pedas bisa membuat iritasi pada dinding lambung, seperti halnya cabai, sambal, saus cabai, saus tomat, dan makanan yang yang mengandung merica atau lada berlebih.

4. Makanan dengan rasa asam

Makanan asam bisa meningkatkan kadar asam lambung di dalam perut. Makanan yang asam bisa memicu refluks asam dan juga bisa memperburuk sakit lambung, seperti makanan yang diberi cuka, asinan buah dan sayur, acar, dan beberapa buah-buahan yang memiliki rasa asam.

 


Sumber

Close Ads X