Kompas.com - 01/04/2019, 09:00 WIB

Jadi, tidak ada konsensus mengenai cara terbaik untuk melakukannya.

Pakar "micro break" sekaligus mahasiswa strata tiga dari University of Illinois, Soonyeol Kim mengungkapkan pandangannya.

Dia mengatakan hanya ada dua aturan dalam melakukan "micro break", yaitu dilakukan dalam durasi singkat dan sukarela.

Dengan kata lain, selama itu berfungsi, kita bisa melakukan segala aktivitas "micro break" yang kita sukai.

Satu catatan penting adalah kita tak boleh melakukan sesuatu yang justru membuat kita merasa lebih lelah.

"Salah satu komponen kunci dari istirahat yang efektif adalah melepaskan beban psikologis, yang mengacu pada pelepasan mental dari hal tentang pekerjaan," ucap dia.

Ini hal penting untuk diingat, karena beberapa 'istirahat' yang paling populer -seperti menikmati camilan manis, minum kafein, atau melampiaskan masalah- justru bisa mendatangkan rasa lelah yang lebih besar.

Baca juga: Perhatikan, Risiko Konsumsi Kafein Sebelum Olahraga

Tapi, ini bukan berarti kita tak boleh melakukan semua bentuk sesi relaksasi yang populer itu.

Yang terpenting, selama kita melakukannya jangan pernah memikirkan pekerjaan. Itu semua tergantung tujuan kita.

Dan, sebaiknya kita mencoba berbagai jenis "micro break".

Halaman:
Sumber DMarge


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.