Kompas.com - 06/05/2019, 11:00 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.

KOMPAS.com - Mengikuti maraton adalah salah satu hal yang menarik dan capaian sendiri bagi sebagian orang yang menggemari olahraga lari.

Bahkan, jika bisa mencapai garis finis, kemudian dikalungkan medali, maka momen itu akan menjadi pembuktian keberhasilan.

Kendati demikian, mencapai hal tersebut tidaklah mudah.

Kamu perlu latihan yang serius agar terhidar dari persoalan cedera ketika maraton, maupun latihan.

Baca juga: Ini yang Perlu Dilakukan Saat Kram Ketika Lari Maraton

Seperti dilansir laman Health Cleveland Clinic, setidaknya ada lima tips dari personal trainer Monica Betchker, demi terhindar dari cedera ketika maraton.

1. Latihan yang cukup

Peserta Maraton di New Delhi, India, berlari menembus asap polusi di jalan, Minggu (19/11/2017). (The Guardian) Peserta Maraton di New Delhi, India, berlari menembus asap polusi di jalan, Minggu (19/11/2017). (The Guardian)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satu cara termudah untuk menyebabkan cedera adalah tidak latihan dengan cukup waktu.

Kamu langsung mengikuti perlombaan yang sebenarnya belum siap untuk diikuti.

Tubuh membutuhkan waktu yang cukup untuk melatih jarak. Secara umum, sebagian besar rencana pelatihan maraton berkisar antara 12-20 pekan.

Berapa lama kamu harus berlatih tergantung pada tingkat dan tujuan kebugaran.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.