Membangun "Networking" untuk Loncatan Karier

Kompas.com - 21/05/2019, 07:23 WIB
IlustrasiPIXABAY/rawpixel Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa orang menganggap membangun networking merupakan hal yang kurang penting dan biasanya dilakukan saat ada butuhnya saja.

Mengapa kita tidak memanfaatkan sesuatu yang dapat memberikan peluang, pekerjaan, dan wawasan baru secara cuma-cuma?

Vice president sales IWG (International Workplace Group) untuk wilayah ASEAN, Taiwan dan Korea Selatan, Lars Wittig, memberikan tujuh alasan mengapa kita juga harus membangun networking di dunia pekerjaan.

1. Sebagai batu loncatan pekerjaan 

Cara mudah untuk membangun jejaring karier adalah memanaatkan situs para profesional seperti LinkedIn. Pada dasarnya, LinkedIn dianggap seperti "Tinder" untuk para profesional, memberikan peluang untuk berkolaborasi dan menemukan pekerjaan serta kolega, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Selain itu, tentu kita ingin "swipe right" ketika mendapatkan peluang baru.

Baca juga: Linkedin: Pekerja di Indonesia Paling Optimistis ketimbang Negara Lain

2. Networking membuat kita mudah dicari

Untuk semua jenis bisnis, UKM khususnya, memastikan bahwa perusahaan kita mudah ditemukan dapat menjadi hal yang sangat sulit dilakukan.

Apakah itu secara digital dengan menggunakan kata kunci maupun dalam kehidupan nyata, menonjol dari kerumunan kompetitor bisa menjadi hal yang sangat sulit.

Di situlah networking diperlukan. Kemudahan lain adalah membuka peluang untuk tawaran-tawaran kerja sama.

3. Saran gratis dari para profesional

Di zaman serba canggih saat ini, pengetahuan merupakan sebuah kunci. Terutama ketika pengetahuan itu berasal dari sumber yang terpercaya dan bersifat profesional.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X