10 Manfaat Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari

Kompas.com - 27/06/2019, 08:00 WIB
IlustrasiShutterstock Ilustrasi

KOMPAS.com - Seperti pepatah tentang apel : Jalan kaki 30 menit sehari dapat menjauhkan kita dari dokter.

Manfaat dari kegiatan fisik yang tidak terlalu berat ini memang banyak, mulai dari membantu menurunkan berat badan dan mengurangi stres, hingga menurunkan tekanan darah.

Menurut dokter Melina B. Jampolis, penulis buku The Doctor on Demand Diet, berjalan kaki 30 menit sehari yang dilakukan secara teratur merupakan salah satu hal terbaik dan mudah yang bisa kita lakukan untuk kesehatan tubuh.

“Berjalan adalah olahraga nomor satu yang saya sarankan untuk sebagian besar pasien saya karena itu paling mudah untuk dilakukan. Tidak memerlukan apapun kecuali sepasang sepatu tenis,” katanya.

Yuk, simak apa saja manfaat hebat dari rutinitas jalan kaki setiap hari, minimal 30 menit.

Memperbaiki mood

Sebagian orang butuh sebatang coklat atau semangkuk mi kuah untuk memperbaiki hari yang buruk. Berjalan kaki merupakan alternatif yang lebih sehat karena efeknya sama tapi kalori yang masuk nol.

Jampolis mengatakan, penelitian menunjukkan jalan kaki memodifikasi sistem saraf sehingga bisa menurunkan emosi kemarahan dan permusuhan. Apalagi, jika kita berjalan dengan pasangan, tetangga, atau sahabat, interaksi sosial bisa membantu hubungan semakin erat dan meningkatkan suasana hati.

Baca juga: Ups, Bad Mood Ternyata Bisa Menular

Meningkatkan Kreativitas

Menurut sebuah studi tahun 2004 di Journal of Experimental Psychology, Learning, Memory, and Cognition, berjalan bisa meningkatkan keativitas.

Para peneliti melakukan tes berpikir kepada dua subjek: orang yang sambil duduk dan orang yang sambil berjalan. Hasilnya para pejalan kaki lebih kreatif.

Membakar kalori 

Hal ini merupakan manfaat yang mebahagiakan bagi orang-orang yang biasa berjalan kaki secara teratur setiap hari.

Jalan kaki juga bisa membantu meningkatkan respon tubuh terhadap insulin yang dapat membantu mengurangi lemak pada perut.

Ariel Lasevoli, pelatih pribadi di pusat kebugaran Crunch di New York City, menjelaskan berjalan kaki setiap hari dapat meningkatkan metabolisme dengan membakar kalori ekstra dan mencegah keram otot seiring bertambahnya usia.

Baca juga: Jalan Kaki yang Tepat dan Pengaruhnya bagi Kesehatan

Mengurangi risiko penyakit kronis

Berjalan kaki bisa menurunkan kadar gula dan resiko diabetes secara keseluruhan.

Sebuah studi tahun 2002 di The New England Journal of Medicine menemukan bahwa orang yang berjalan kaki 30 menit selama 5 hari atau lebih dalam seminggu, memiliki resiko penyakit kardiovaskular 30 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak berjalan kaki secara teratur.

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

Menjaga kaki tetap kuat

Seiring bertambahnya usia, risiko varises akan meningkat. Nah, berjalan adalah cara yang terbukti efektif untuk mencegahnya.

Luis Navarro, MD, pendiri The Vein Treatment Center di New York mengatakan, sistem vena termasuk bagian sirkulasi yang dikenal sebagai jantung kedua, yang dibentuk oleh otot, vena, dan katup yang terletak di betis dan kaki. Sistem ini berfungsi untuk mendorong darah kembali ke jantung dan paru-paru.

“Berjalan kaki rutin akan menguatkan sistem peredaran darah sekunder dengan memperkuat dan menjaga otot kaki yang meningkatkan aliran darah yang sehat,” katanya.

Baca juga: Kenapa Orang Gemuk Rentan Mengalami Varises?

Memperbaiki pencernaan

Mulailah berjalan kaki setiap pagi sebagai pengganti kopi untuk melancarkan pencernaan.

“Melakukan rutinitas berjalan kaki bisa meningkatkan pergerakan usus,” kata Tara Alaichamy, DPT, seorang ahli terapi fisik.

Tujuan lain akan lebih tercapai

Ketika kamu disiplin melakukan olahraga jalan kaki 30 menit setiap hari, kamu akan memiliki rutinitas yang teratur. Dengan kata lain, gaya hidup kamu juga lebih sehat.

Bisa melindungi sendi

Berjalan kaki membantu meningkatkan rentang gerak dan mobilitas, karena berjalan meningkatkan aliran darah ke area yang tegang dan membantu memperkuat otot-otot disekitar persendian.

Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa berjalan setidaknya 10 menit sehari atau sekitar satu jam setiap minggu bisa mencegah kecacatan dan nyeri radang sendi pada orang tua.

Baca juga: Sendi Sering Kaku pada Pagi Hari, Waspadai Pengapuran Sendi

Meningkatkan kekebalan tubuh

Penelitian dari Arthritis Research & Therapy menunjukkan bahwa latihan interval berjalan intensitas tinggi dapat meningkatkan fungsi kekebalan pada orang tua dengan rheumatoid arthritis, penyakit radang yang mempengaruhi sendi.

Studi terbaru juga menunjukkan bahwa berjalan dapat membantu pasien dengan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) mengurangi keparahan penyakit dan risiko kematian.

Pasien dengan PPOK cenderung kelebihan berat badan karena mereka tidak dapat berolahraga untuk jangka waktu lama dan mungkin sulit bernapas. Berjalan dapat membantu memperbaiki gejala dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan sindrom metabolisme.

Panjang umur

Rahasia untuk hidup lama dan lebih sehat adalah dengan berjalan dan keluar ruangan. Tetap aktif secara fisik juga membantu kamu selalu terhubung dengan sahabat yang dapat memberikan dukungan emosional, yang sangat penting seiring bertambahnya usia.

Tidur nyenyak di malam hari

Jika kamu melakukan olahraga secara teratur, kamu akan tidur lebih nyenyak di malam hari. Karena tidur secara alami meningkatkan efek melatonin, hormon tidur. (Rahayu Kurnia Kinasih)

 Baca juga: Hobi Lanjut Kerja di Rumah Bikin Sulit Tidur Nyenyak

 

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Sumber
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X