Hati-hati, Kurang Tidur Berisiko Turunkan Kemampuan Berempati

Kompas.com - 21/07/2019, 15:18 WIB
Ilustrasi kurang tidur Tomwang112Ilustrasi kurang tidur

KOMPAS.com - Kurang tidur seringkali dianggap sebagai masalah sepele. Padahal, kurang tidur berisiko menimbulkan efek buruk pada kesehatan tubuh dan jiwa. Sebut saja meningkatnya risiko kematian dini hingga gangguan emosional, seperti berkurangnya rasa empati.

Empati adalah kemampuan untuk berbagi pengalaman emosional dengan orang lain. Empati adalah kekuatan pendorong untuk berlaku peduli dan penuh kasih.

Kemampuan empati bisa hilang jika kita kurang tidur, demikian menurut sebuah studi yang diterbitkan oleh Journal of Psychophysiology.

Penulis utama studi, Veronica Guadagni, M.Sc., kandidat doktor di neurolab di Departemen psikologi di University of Calgary, mengatakan, jika individu memiliki kualitas tidur yang buruk, sehingga mereka  merasa lelah maka kemampuan mereka untuk berempati akan berkurang, dibandingkan dengan orang lain yang memiliki kualitas tidur yang baik.

Baca juga: Anak yang Kurang Tidur Berisiko Obesitas

Contoh praktisnya, Anda mudah mengucapkan kata-kata menyakitkan ketika berargumen dengan pasangan atau kurang menanggapi dengan simpatik ketika ada klien yang frustrasi.  

Kurang tidur dan gangguan empati

“Efek negatif kurang tidur adalah gangguan fungsi kognitif, yang secara khusus memengaruhi pengolahan mood dan emosional," kata Guadagni.

"Kami meneliti dan menemukan, bahwa kurang tidur walau hanya satu malam, mengakibatkan kemampuan empati peserta penelitian menjadi tumpul sama sekali,” lanjutnya.

Guadagni percaya, kualitas tidur yang buruk bisa mengganggu komunikasi antara dua daerah otak, yaitu sistem limbik yang terlibat dalam pengolahan emosi dan prefrontal korteks untuk pemantauan dan pengendalian respon emosional.

Baca juga: 10 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Saat Kurang Tidur

Jelaslah sudah, ketika Anda terlalu lelah karena kurang tidur,  kemampuan Anda untuk mengelola emosi pasti berkurang. Banyak atau sedikitnya, tergantung pada seberapa lelah atau seberapa kurangnya tidur Anda.

Empati adalah salah satu kunci dalam menjalin hubungan baik dengan orang lain. Sebagai makhluk sosial, itu berarti sebagai salah satu faktor penentu kebahagiaan.

Maka, jika Anda ingin merasa baik dan ingin bisa berbuat baik, pastikan malam ini Anda tidur nyenyak tidak kurang dari tujuh atau delapan jam.

Baca juga: Benarkah Kurang Tidur Bisa Bikin Tekanan Darah Naik?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X