Diperingati Setiap 23 Juli, Begini Asal-Muasal Perayaan Hari Anak

Kompas.com - 23/07/2019, 07:54 WIB
Ilustrasi anak-anak THINKSTOCKS/DRAGONIMAGESIlustrasi anak-anak

Hari Anak Internasional pertama kali dirayakan pada tahun 1857 pada hari Minggu kedua di bulan Juni.

Baca juga: 6 Tips Pola Asuh Anak ala Victoria Beckham

Hari peringatan ini dibuat oleh seorang pendeta di Massachusetts, Amerika, yang mengadakan sebuah pelayanan khusus untuk anak-anak.

Peringatan Hari Anak Internasional baru secara resmi diperingati mulai tahun 1929 setelah diresmikan di Turki tanggal 23 April.

Di tahun 1950, peringatan Hari Anak Internasional ditetapkan setiap tanggal 1 Juni untuk melindungi anak-anak.

Sementara itu, hari Anak Universal diresmikan oleh PBB pada tanggal 20 November 1954.

Setelah penetapan Hari Anak Universal, PBB mengadopsi Deklarasi Hak Anak pada tahun 1959, yang dilanjutkan dengan mengadopsi Konvensi tentang Hak Anak pada tahun 1989.

Tujuan perayaan kedua hari tersebut sebenarnya hampir sama, yaitu sebagai peringatan untuk anak-anak.

Namun, hari Anak universal dibuat ntuk mengubah cara pandang dan cara masyarakat dalam memperlakukan anak-anak, juga untuk meningkatkan kesejahteraan anak-anak.

Sementara itu, Hari Anak Internasional diperingati untuk melindungi hak-hak anak dan mengurangi angka anak-anak yang sudah bekerja.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X