Cerita Asmara "Terlarang" Pangeran Charles dan Camilla Parker...

Kompas.com - 07/08/2019, 16:08 WIB
Pangeran Charles dan  Camilla Parker Bowles. SHUTTERSTOCKPangeran Charles dan Camilla Parker Bowles.

KOMPAS.com - Banyak penggemar kerajaan Inggris yang sudah paham betul dengan kisah pernikahan Pangeran Charles dengan Putri Diana di tahun 1981.

Pernikahan itu berjalan baik, meski tanpa romansa bak cerita di negeri dongeng. 

Di tengah perjalanan bahtera keluarga itu, Pangeran Charles jatuh cinta kepada mantan kekasihnya, Camilla Parker Bowles.

Peristiwa ini yang menyebabkan skandal publik yang besar, sebelum akhirnya Charles dan Diana bercerai pada tahun 1996.

Sepanjang kisah itu terdengar, banyak orang lalu mempertanyakan, jika memang Pangeran Charles sangat mencintai Camilla, mengapa dia tidak menikahinya sejak awal?

Mengapa Charles menikahi Diana, hingga menyebabkan sakit dan patah hati?

Baca juga: Sederet Pria yang Pernah Dikencani Putri Diana Selain Pangeran Charles

Tak ada restu bagi Camilla

Pangeran Charles dan Camilla Parker Bowles bertemu pada awal 1970-an.

Mereka berdua sempat berkencan sebentar, dan Charles sebenarnya ingin menikahi Camilla saat itu.

Namun sayangnya, keluarga Kerajaan Inggris tidak berpikir Camilla cukup "aristokrat".

Selain itu, Camilla dilaporkan bukan perawan =yang merupakan hal penting bagi keluarga kerajaan pada saat itu.

Jadi, secara keseluruhan, Camilla tidak cocok untuk menikah dengan seorang calon raja.

Paman Charles, Lord Mountbatten, juga sempat berpesan, "mungkin kalian berdua bisa berselingkuh, tapi ini sama sekali tidak bisa berakhir dalam pernikahan."

Hubungan Charles dan Camilla akhirnya bubar pada tahun 1973, ketika Charles harus bergabung dengan angkatan laut.

Baca juga: Benarkah Pangeran Harry Bukan Anak Kandung Pangeran Charles?

Ayah Camilla inginkan lelaki lain

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X