Apa itu Antioksidan dan Apa Fungsinya untuk Tubuh?

Kompas.com - 13/08/2019, 17:17 WIB
ilustrasi antioksidan shutterstockilustrasi antioksidan
Editor Wisnubrata

Polifenol. Kita bisa memperolehnya dari berbagai kelompok makanan, seperti cengkeh, cokelat hitam, buah beri-berian, apel, ceri, plum, kacang polong, kacang almond, kacang kenari, sayur bayam, bawang merah, tempe, tofu, teh hijau, dan teh hitam.

Baca juga: Antioksidan dalam Cokelat Panas Lebih Banyak dari Teh Hijau

Perlukah konsumsi suplemen antioksidan?

Mengonsumsi makanan yang kaya dengan senyawa antioksidan, sangat penting untuk kesehatan. Namun, jangan berlebihan dalam mengonsumsinya.

Molekul antioksidan yang berlebih dalam tubuh, dapat membuat keracunan, bahkan malah mempercepat kondisi stres oksidatif, yang dapat merusak sel tubuh. Keadaan ini dikenal dengan paradoks antioksidan.

Oleh sebab itu, kita dianjurkan untuk menghindari suplemen antioksidan dengan dosis yang terlalu tinggi.

Konsumsi variasi makanan dengan senyawa antioksidan di atas, lebih baik daripada suplemen. Berbagai molekul antioksidan dalam makanan, bersinergi untuk melindungi kesehatan kita.

Walau begitu, mereka yang mengalami defisiensi vitamin atau nutrisi tertentu, tetap dapat mengonsumsi multivitamin. Selalu konsultasikan dengan dokter, mengenai suplemen yang ingin dikonsumsi, terutama jika menjalani pengobatan tertentu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X