Membangkitkan Hormon Endorfin Lewat Olahraga

Kompas.com - 14/09/2019, 14:28 WIB
Ilustrasi olahraga pagi imtmphotoIlustrasi olahraga pagi
Editor Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Pernahkan kamu merasa lebih gembira setelah berolahraga? Ya, perasaan itu muncul karena tubuh merasa lebih segar serta karena keluarnya hormon endorfin yang bisa memberikan energi positif.

Endorfin adalah senyawa kimia yang dihasilkan secara alami oleh tubuh. Endorfin diproduksi oleh kelenjar pituitary saat kita merasa bahagia dan pada saat kita cukup istirahat.

Zat ini bertindak seperti morphine, bahkan dikatakan 200 kali lebih besar dari morphine. Endorfin mampu menimbulkan perasaan senang dan nyaman hingga membuat seseorang berenergi.

Endorfin juga bisa muncul saat kita makan makanan tertentu seperti cokelat atau sambal. Saat mengonsumsi cokelat, tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin yang membuat kita merasa lebih tenang.

Selain makanan, salah satu pemicu utama pengeluaran hormon endorfin yaitu berolahraga. Penelitian menunjukkan, olahraga merupakan cara yang efektif untuk mengobati depresi atau stres.

Aktifitas olahraga yang bisa menimbulkan hormon endorfin bermacam-macam. Kita bisa melakukan jalan cepat, yoga, lari, atau olahraga lain.

Lalu seberat dan selama apa olahraga yang harus kita lakukan untuk mendapatkan endorfin? Menurut dr. Herman Irawan, Medical Practitioner, PT Avrist Assurance, tidak ada batasan jumlah kalori yang harus terbakar demi mendapatkan hormon endorfin di dalam tubuh.

Namun bukan berarti kita bisa mendapatkan endorfin hanya dengan jalan kaki beberapa langkah. Kita tetap harus melakukan aktivitas yang membuat tubuh bergerak, namun juga tidak perlu memaksakan diri.

“Alangkah baiknya kita olahraga sebanyak tiga hingga empat kali dalam seminggu dalam waktu lima belas sampai dua puluh menit agar hormon endorfin bisa berada di dalam tubuh,” tutur Herman Irawan saat press conference Avrist Assurance di Jakarta Pusat pada Kamis 12 September 2019.

Dijelaskan Herman, hormon endorfin juga dapat diproduksi melalui aktivitas seperti berkebun, membersihkan rumah, nonton konser, jatuh cinta, karaoke, dan banyak lagi.

Dengan meningkatnya endorfin, seseorang akan menjadi lebih tenang. Selain itu, endorfin juga berfungsi mengurangi efek buruk stres dan rasa sakit, melepaskan hormon seksual, menambah nafsu makan dan meningkatkan respons kekebalan tubuh.

Baik depresi dengan tingkat ringan maupun depresi tingkat sedang. Olahraga juga bisa membantu Anda dalam mengatasi perasaan gelisah, meningkatkan kualitas tidur, dan meningkatkan kepercayaan diri. (Nishya Gavrila)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X