Kompas.com - 07/10/2019, 21:25 WIB
Ilustrasi tidur RidofranzIlustrasi tidur

KOMPAS.com - Diabetes dan penyakit kardiovaskular adalah salah satu penyakit paling umum yang memengaruhi orang dewasa.

The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit memerkirakan ada lebih dari 100 juta orang dewasa Amerika yang saat ini hidup dengan diabetes atau prediabetes.

Selain itu, ada lebih dari 1,5 juta orang mengalami stroke atau serangan jantung setiap tahun di seluruh negeri.

Tetapi menurut sebuah studi baru, kadar gula darah tinggi atau tekanan darah tinggi bukan satu-satunya masalah penderita diabetes atau penyakit kardiovaskular. Mereka mungkin juga memiliki risiko tinggi untuk terserang kanker dan kematian dini.

Risiko-risiko itu muncul bukan tanpa alasan, melainkan karena kebiasaan yang tidak sehat. Para peneliti menemukan, bahwa risiko kanker dan kematian dini meningkat pada orang dewasa yang tidur kurang dari enam jam per hari setelah mengalami stroke, penyakit jantung atau diabetes tipe 2.

Baca juga: Tidur Siang Menyehatkan Jantung

Studi baru yang diterbitkan dalam Journal of American Heart Association, menganalisis data pada lebih dari 1.600 orang dewasa, berusia 20 hingga 74 tahun, yang merupakan bagian dari Penn State Adult Cohort.

Para peneliti membagi peserta menjadi dua kelompok berdasarkan kondisi medis mereka.

Satu kelompok termasuk pria dan wanita yang memiliki hipertensi atau tekanan darah tinggi stadium 2, sementara setengahnya didiagnosis dengan diabetes tipe 2, penyakit jantung atau stroke. Para peneliti mengikuti peserta dari 1991 hingga 2016.

Mereka melihat kualitas dan lama tidur mereka di laboratorium pada tahun-tahun awal penelitian dan melacak penyebab kematian mereka hingga 2016.

Hasil penelitian menunjukkan, bahwa tidur kurang dari enam jam membuat peserta dengan hipertensi atau diabetes dua kali lebih mungkin meninggal dunia, karena penyakit jantung atau stroke.

Sementara itu, kelompok yang mengembangkan penyakit jantung atau mengalami stroke dan tidur kurang dari enam jam memiliki risiko tiga kali lebih tinggi meninggal dunia akibat kanker.

Baca juga: Berapa Lama Kita Tidur Ternyata Berefek pada Kesehatan Jantung

 

Namun, para peneliti mengatakan, orang-orang yang tidur lebih dari enam jam memiliki risiko kematian dini yang lebih rendah, meskipun memiliki tekanan darah tinggi atau diabetes.

"Studi kami menunjukkan, bahwa mencapai waktu tidur normal kemungkinan bisa melindungi beberapa orang dengan kondisi dan risiko kesehatan ini," kata Julio Fernandez-Mendoza, penulis utama studi dan seorang profesor di Pennsylvania State College of Medicine.

Dia mengatakan, bahwa perawatan kesehatan harus menambahkan durasi tidur sebagai salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan ketika memeriksa pasien.

Peneliti menambahkan, mengidentifikasi masalah tidur orang dengan diabetes atau penyakit kardiovaskular dapat membantu meningkatkan pencegahan dan perawatan.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk lebih memahami efek tidur pada orang dengan kondisi medis.

Menurut Fernandez-Mendoza, upaya di masa depan harus fokus pada terapi medis atau terapi perilaku yang dapat membantu pasien meningkatkan tidur dan mengurangi risiko kematian dini.

Baca juga: Efek Mengerikan yang Terjadi pada Tubuh Saat Kurang Tidur

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.