Curhat Taylor Swift, Kerap Direndahkan di Awal Karirnya

Kompas.com - 01/11/2019, 09:14 WIB
Penyanyi Taylor Swift mengenakan kalung berupa korsase bunga merah karya desainer Indonesia Rinaldy Yunardi untuk sampul album terbarunya. Instagram/Rinaldy YunardiPenyanyi Taylor Swift mengenakan kalung berupa korsase bunga merah karya desainer Indonesia Rinaldy Yunardi untuk sampul album terbarunya.

KOMPAS.com - Taylor Swift tampak ingin berbicara banyak tentang isu gender dan standar ganda terhadap perempuan di industri musik.

Ide tersebut dituangkannya ke dalam lagu "The Man" untuk album terbarunya, "Lover".

Dalam sebuah wawancara bersama Zane Lowe di Apple Music's Beats 1, Taylor mengungkapkan ragam ketidakadilan yang dialaminya pada usia 20 tahunan.

Menurut dia, orang-orang saat ini banyak mengkritisi kehidupan percintaannya dan berasumsi bahwa kemampuannya dalam menulis lagu hanyalah trik, bukan skill dan keahlian.

Baca juga: Skill Tinggi tapi Enggak Punya Taste, Sama Saja Bohong...

Taylor memang banyak menjadikan kehidupan percintaannya sebagai inspirasi dalam beberapa lagunya. Mulai dari tema jatuh cinta hingga patah hati.

"Itu terjadi padaku di usia yang sangat muda, sehingga itu sangat berat. Di awal, aku merasa ini tidak adil," kata pelantun "Look What You Made Me Do" itu.

Ia menambahkan, saat itu banyak orang membuatnya merasa berbuat kesalahan dengan "menginginkan cinta, menginginkan uang, menginginkan kesuksesan".

Meski begitu, saat ini Taylor sudah tak lagi memikirkan kritik-kritik negatif yang diarahkan padanya.

Sebaliknya, dia mengaku ingin memberikan saran pada artis-artis perempuan muda yang mungkin kini berada pada posisi yang sama dengannya dulu.

Saran tentang bagaimana ketika ada sedikit kesuksesan tiba, ujian akan datang pada waktu yang bersamaan.

Hal ini banyak diungkapkan pada artis-artis baru dan orang-orang yang curhat kepadanya, dan lalu meminta saran karena pertemuan pertama mereka dengan media massa terasa kurang baik.

Baca juga: Kerja di Perusahaan IT Bukan Soal Gelar, Melainkan Skill

Mereka memandang Taylor sebagai sosok yang sudah melalui banyak hal.

"Kubilang, jangan biarkan apa pun menghentikanmu dari membuat sebuah seni. Jadi, tetaplah berkarya," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X