Kompas.com - 04/11/2019, 16:59 WIB

"Karena saat ini masih dalam suasana perayaan Halloween, maka film horor adalah pilihannya," demikian kata Iwan, seperti tertuang dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

“Film yang akan kita saksikan adalah salah satu film horor terbaik dari Indonesia, yang sudah memenangkan banyak penghargaan nasional dan internasional,” sambung dia.

Iwan mengaku yakin, film bisa semakin mendekatkan masyarakat Indonesia dan AS.

Baca juga: Alta Lauren Gunawan, Paspampres AS Keturunan Indonesia Main ke KBRI Washington

Film “Pengabdi Setan” (Satan’s Slaves) besutan Joko Anwar yang diputar dalam Bahasa Indonesia disertai subtitle Bahasa Inggris.

Film ini mampu membuat suasana nobar mencekam sekaligus meriah.

Teriakan takut, gelak tawa, dan ekspresi kaget para penonton terdengar bercampur baur sepanjang pemutaran film.

Sesekali para penonton keluar ruangan untuk menghilangkan ketegangan, sembari menikmati hidangan rebusan dan minuman hangat khas Indonesia.

Aneka rebusan berupa pisang, kacang tanah, ubi, dan taro tampak nikmat disandingkan dengan tahu isi, wedang ronde, dan bajigur.

Bagi penikmat kopi, tersedia suguhan specialty coffee dari Sumatera, yang disajikan oleh kafe Dua Coffee milik diaspora Indonesia yang beberapa bulan lalu dibuka di Washington, DC.

Tidak ketinggalan pula keripik singkong dan popcorn juga dapat dinikmati sepanjang pemutaran film.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.