Kompas.com - 03/12/2019, 09:07 WIB
ilustrasi sinar matahari shutterstockilustrasi sinar matahari
Editor Wisnubrata

Kita tidak perlu meluangkan waktu khusus untuk berjemur, demi mendapatkan vitamin D yang dibutuhkan.

Paparan sinar matahari di wajah, tangan, atau lengan sebanyak dua hingga tiga kali seminggu, sudah cukup untuk menjaga kadar vitamin D di tubuh.

Lagipula, Indonesia adalah negara tropis yang dekat dengan garis khatulistiwa. Sehingga, kita tidak perlu banyak waktu untuk berjemur.

Jadi sebenarnya, kekurangan vitamin D adalah hal yang relatif jarang dialami masyarakat Indonesia. Kondisi kekurangan vitamin D, lebih banyak terjadi pada lansia yang sudah jarang sekali keluar rumah.

Baca juga: Pengaruh Positif Sinar Matahari pada Tubuh

Bahaya paparan sinar matahari berlebih

Untuk mendapatkan manfaat sinar matahari, kita tidak perlu berjemur terlalu lama. Sebab, ada risiko berikut ini jika terpapar sinar matahari secara berlebihan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

• Luka bakar akibat matahari

Kamu mungkin sudah pernah merasakan, kulit terasa perih setelah berada di bawah sengatan matahari dalam jangka waktu yang lama. Hal tersebut bisa muncul karena kulit terbakar oleh sinar matahari yang terlalu menyengat.

Pada kondisi yang parah, sinar matahari bisa menyebabkan kulit merah, hingga melepuh dan bengkak.

• Mata menjadi rusak

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.