Kompas.com - 20/12/2019, 11:23 WIB
Ilustrasi akupunktur shutterstockIlustrasi akupunktur
Editor Wisnubrata

Menurut Hety, dalam beberapa hari setelah terapi maka memar itu akan hilang dengan sendirinya.

Walau membantu, Hety juga menjelaskan, terapi akupunktur ini harus diimbangi dengan kepatuhan tinggi untuk menjalani gaya hidup sehat termasuk mengonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang, minum air putih 2 liter sehari, rutin berolahraga, serta tidur cukup berkualitas.

“Setelah melakukan terapi. Ya dijaga makan dan minumnya, jangan minum yang manis–manis dan selalu menghitung kalori makanan yang dikonsumsi,” ungkapnya.

Selain mendapatkan tubuh yang ideal, terapi akupunktur juga diklaim dapat mengobati beberapa penyakit lain, seperti kecemasan berlebih, kelumpuhan pasca-stroke, insomnia, dan baby blues syndrome. (Renna Yavin)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.