BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Allianz

Ini 5 Jenis Asuransi Tepat Buat yang Sering Kebanjiran

Kompas.com - 21/01/2020, 17:03 WIB
Ilustrasi banjir SHUTTERSTOCKIlustrasi banjir

KOMPAS.com – Pergantian dekade di Indonesia kali ini diawali dengan banjir yang merendam beberapa wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), dan sekitarnya.

Salah satu penyebabnya, hujan terus mengguyur wilayah-wilayah itu sejak Selasa sore (31/12/2019) hingga Rabu (1/1/2020) dengan intensitas lebat.

Malam tahun baru yang biasanya meriah dengan kembang api pun terasa sepi karena hujan semalam suntuk. Tidak ada yang menyangka jika hujan di awal tahun 2020 mengakibatkan banjir cukup besar di sejumlah wilayah.

Mengutip Kompas.com, Jumat (3/1/2020), hujan lebat itu mengakibatkan banjir di 182 titik dengan ketinggian air maksimum mencapai enam meter. Sebanyak 397.171 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat lebih aman.

Sama seperti bencana lain, banjir di awal tahun tersebut memang tidak bisa diprediksi oleh siapa pun dan setiap orang berpotensi mengahadapinya.

Meski begitu, setiap orang bisa mengantisipasi datangnya bencana dan melakukan persiapan untuk meminimalisir risiko serta dampak yang terjadi. Salah satunya dengan melindungi diri, orang-orang tersayang, hingga aset berharga dengan asuransi.

Berikut Kompas.com telah merangkum 5 jenis asuransi yang dapat membantu Anda meminimalisir kerugian akibat bencana.

1. Asuransi kesehatan

Tak hanya merendam tempat tinggal, banjir juga membawa berbagai gangguan kesehatan bagi warga terdampak.

Menyadur artikel Kompas.com, Kamis (2/1/2020), terdapat beberapa penyakit yang mesti diwaspadai pasca banjir. Misalnya, penyakit kulit, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), diare, demam, kolera, leptospirosis, hingga hepatitis A.

Untuk itu, melindungi diri dan keluarga dengan menjadi langkah antisipasi yang sangat penting. Anda bisa memanfaatkan asuransi kesehatan yang memberikan manfaat penggantian biaya rumah sakit jika ada anggota keluarga yang dirawat akibat banjir.

2. Asuransi properti

Jenis asuransi kedua adalah asuransi properti yang dapat melindungi aset, seperti rumah dan tempat usaha.

Mengutip Kompas.com, Minggu (12/1/2020), asuransi ini merupakan perlindungan yang membayar atau memberi kompensasi kepada tertanggung atas kerusakan properti akibat bencana alam, bencana akibat ulah manusia, atau ancaman lainnya.

Selain ganti rugi, asuransi properti memberikan pula manfaat berupa evakuasi tertanggung dan keluarga ketika terjadi bencana.

3. Asuransi kendaraan

Tak hanya rumah, kendaraan juga menjadi aset yang rentan terkena dampak banjir. Bahkan, tidak sedikit korban banjir yang mobilnya terseret arus saat banjir melanda Jakarta dan sekitarnya kemarin.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk memberikan perlindungan berupa asuransi kendaraan untuk mobil atau motor kesayangan. Lazimnya, jenis asuransi ini menawarkan perlindungan finansial untuk melindungi kendaraan dari kerusakan, pencurian, kehilangan akibat kecelakaan, hingga bencana alam.

Dengan begitu, Anda dapat meminimalisir kerugian akibat kendaraan yang tenggelam, rusak, atau hilang terbawa arus banjir.

4. Asuransi perjalanan

Setelah cuaca buruk yang melanda Jakarta dan beberapa daerah lain di Indonesia awal tahun ini, cuaca buruk diprediksi masih akan terjadi untuk beberapa waktu ke depan.

Melansir Kompas.com, Senin (13/1/2020), BMKG memprediksi pada 12-18 Januari 2020, wilayah Jabodetabek dan sekitarnya, serta wilayah lainnya akan mengalami hujan lebat dan berpotensi banjir.

Hal tersebut tentu saja cukup mengkhawatirkan. Apalagi jika Anda memiliki rencana perjalanan dalam waktu dekat. Agar tetap bisa bepergian dan selalu merasa tenang, Anda bisa memanfaatkan asuransi perjalanan.

Ilustrasi asuransi jiwaSHUTTERSTOCK Ilustrasi asuransi jiwa

Jenis asuransi tersebut dapat meminimalisir kerugian yang timbul akibat keterlambatan perjalanan, kehilagan bagasi, hingga kematian karena kecelakaan.

5. Asuransi jiwa

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukan, hingga Senin (6/1/2020) jumlah korban meninggal akibat bencana banjir dan longsor di daerah Jabodetabek, Lebak, dan sekitarnya mencapai 67 orang.

Ya, sama seperti bencana lain, banjir juga berpotensi menelan korban jiwa. Oleh karena itu, ada baiknya Anda memberikan perlindungan tambahan untuk diri dengan memanfaatkan asuransi jiwa.

Dengan adanya asuransi tersebut, keluarga yang ditinggalkan dapat memperoleh uang pertanggungan (UP) yang bisa digunakan sebagai bekal untuk melanjutkan hidup.

Dari sekian banyak pilihan asuransi di Indonesia, Allianz bisa jadi pilihan Anda.

Perusahaan asuransi yang memulai bisnisnya di Indonesia sejak tahun 1981 itu menyadari bahwa bencana bisa datang kapan saja, menimpa siapa saja, serta menimbulkan kerugian materiil pada korban.

“Untuk itulah, kami hadir dengan ragam perlindungan dan layanan yang kami sediakan untuk memberikan ketenangan (peace of mind) bagi masyarakat, serta mengurangi dampak finansial yang timbul dari bencana alam yang terjadi,” ujar Presiden Direktur Allianz Utama Indonesia Peter van Zyl.

Tak hanya itu, Allianz pun berkomitmen untuk terus melindungi keluarga serta aset berharga nasabah. Perlindungan ini disertai dengan beragam layanan serta fasilitas yang diharapkan dapat mempermudah nasabah dalam melindungi keluarga maupun aset berharganya.

“Layanan dan fasilitas yang kami sediakan mencakup bantuan untuk proses evakuasi keluarga dan barang berharga, seperti mobil, saat bencana banjir, hingga saat proses restorasi aset berharga pasca terjadinya bencana,” imbuh Peter.

Layanan dan manfaat tersebut, tentunya dapat membantu nasabah meminimalisir risiko serta kerugian akibat bencana. Dengan begitu, Anda dapat lebih siap dan tenang untuk menghadapi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya