Kompas.com - 20/02/2020, 21:03 WIB
Ilustrasi ukuran penis shutterstockIlustrasi ukuran penis
Editor Wisnubrata

Ukuran ini disimpulkan menjadi ukuran penis normal. Jika melihat angka tersebut, ukuran penis orang Indonesia termasuk normal, bukan?

Baca juga: Fakta-fakta Aneh dan Menarik Seputar Penis

Berapa ukuran penis kamu? Ikuti cara mengukur penis ini
Berikut adalah langkah pengukuran penis dengan metode BPEL yang digunakan penelitian Vealle.

1. Mengukur panjang penis

  • Pertama, tempatkan penggaris atau pita pengukur di pangkal penis yang ereksi sampai menempel ke tubuh.
  • Tekan ujung penis ke arah ke tulang kemaluan (dibawah pusar) sejauh yang kamu bisa untuk menghindari perhitungan yang salah jika penis tertutupi lemak perut.
  • Mulailah mengukur dari pangkal ke ujung penis.

2. Mengukur ketebalan penis

  • Pada langkah ini, gunakan pita pengukur. Jika tidak punya pita pengukur, kamu dapat mengukurnya dengan benang. Pastikan benang yang digunakan tidak elastis karena dapat terjadi kesalahan pada pengukuran.
  • Setelah itu, lilitkan secara perlahan pita pengukur atau benang pada bagian batang penis yang ereksi. Carilah bagian yang paling tebal.
  • Jika menggunakan pita pengukur, kamu dapat langsung membaca ukuran tebal penis, namun jika menggunakan benang, kamu dapat menandai benang yang bertemu dengan ujung benang tersebut.
  • Luruskan benang, lalu ukurlah menggunakan penggaris dari ujung sampai ke bagian yang telah kamu tandai.

3. Mengukur diameter penis

  • Untuk mengetahui diameternya, pertama kamu harus mengukur ketebalan penis menggunakan metode yang telah dijelaskan di atas.
  • Setelah itu, hasilnya dibagi dengan nilai konstanta 3,14 (tidak boleh diubah), dengan begitu kamu akan mendapatkan ukuran diameter penis.

Baca juga: Pria dari Negara Mana yang Sering Bohong soal Ukuran Penis?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Faktor yang memengaruhi ukuran penis

Ukuran penis umumnya berbeda antara satu dengan yang lainnya. Apa sebenernya yang menyebabkannya berbeda? Tentunya bukan dari makanan, besar jari kaki, atau tinggi badan. Itu hanyalah mitos yang kerap beredar.

Kenyataannya, ukuran penis sama halnya dengan warna mata dan kulit, yang merupakan produk genetik diturunkan dari orangtua.

Selama masa pubertas, testis mulai bertumbuh diikuti oleh penis. Penis akan mencapai ukuran akhir sekitar 4-6 tahun setelah testis membesar untuk pertama kali.

Ahli urologi asal Florida dr. Brhmbhatt mengungkapkan bahwa kromosom yang diberikan ibu pada anak prianya bertanggung jawab lebih besar dalam mengatur panjang dan ukuran penis.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.