Mengungkap Mitos Virus Corona Lewat Fakta Sebenarnya

Kompas.com - 04/03/2020, 17:26 WIB
Ilustrasi mengenakan masker shutterstockIlustrasi mengenakan masker
Editor Wisnubrata

12. Mitos: Ada obat khusus yang bisa mencegah atau mengobati virus corona

Fakta: Sampai saat ini, belum ada obat khusus yang disarankan untuk mencegah atau mengobati virus corona baru.

Bagi mereka yang terinfeksi COVID-19 harus menerima perawatan intensif yang tepat di rumah sakit guna meredakan dan mengobati gejala penyakit.

13. Mitos: Konsumsi minuman herbal yang terbuat dari temulawak, kunyit, dan lain sebagainya dapat mencegah penularan COVID-19

Fakta: Memang benar bahwa temulawak dan kunyit memiliki kandungan antivirus yang dapat membantu menangkal atau melawan virus yang menyerang tubuh.

Kendati demikian, bukan berarti semua jenis virus, termasuk virus corona, dapat hilang dengan mengonsumsi temulawak dan kunyit.

Maka dari itu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut guna mencegah penularan COVID-10 melalui konsumsi temulawak dan kunyit. Pasalnya, hingga saat ini belum ada vaksin khusus untuk mengobati kasus COVID-19.

Cara melindungi diri dari penularan COVID-19

COVID-19 adalah penyakit baru sehingga pencegahan dan pengobatan penularannya pun masih terus dikembangkan.

Untuk sementara waktu, kita dapat melindungi diri dari infeksi virus corona dengan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Sering cuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol.
  • Saat bersin atau batuk, JANGAN tutup mulut dengan telapak tangan, TETAPI menggunakan tisu atau siku bagian dalam.
  • Jangan menyentuh mulut, mata, atau hidung, sebelum mencuci tangan sampai bersih.
  • Hindari berdekatan dengan orang yang sedang sakit.
  • Jangan berbagi benda apa pun bersama dengan orang lain yang sedang sakit. Ini termasuk gelas, peralatan makan, selimut, atau handuk.
  • Jangan bepergian apabila sedang sakit, termasuk ke sekolah, kantor, ataupun tempat umum lainnya.

Mengingat kasus COVID-19 yang sudah ada di Tanah Air, kita harus senantiasa bersiap diri dalam menghadapi wabah virus corona.

Meski demikian, jangan sampai panik berlebihan sehingga menyebarkan berita kesehatan yang tidak benar mengenai penyebaran virus corona. Pastikan pula selalu menjaga kesehatan dan kebersihan guna meminimalkan terjadinya risiko penularan.

Baca juga: Wabah Corona: Pencegahan dan Deteksi bagi Masyarakat

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X