Jadi, pastikan untuk menanamkan prioritas untuk kesehatan dengan membuat model kerja dan istirahat yang jelas.
Sebagai orang dewasa, kita tahu bahwa penting untuk meluangkan waktu berolahraga dan bergerak.
Lihat saja, anak-anak pun memiliki kegiatan yang dijadwalkan di hari sekolah mereka, melalui istirahat, olahraga, dan mata pelajaran kreatif seperti seni dan musik.
Jika kita menjalani masa isolasi sendiri, penting untuk menjadwalkan aktivitas fisik dan kreatif setiap hari - untuk semua orang.
Jika cuaca memungkinkan, keluar, atau rencanakan untuk melakukan aktivitas fisik. Jika di dalam ruangan, aktivitas yoga, atau video game interaktif bisa menjadi pilihan.
Baca juga: Kerja di Rumah, Tapi Kurang Fokus? Simak Tips Berikut…
Jadikan waktu itu menyenangkan. Yang penting adalah menjadwalkannya.
Waktu berhenti yang ditentukan membantu kita merasa memiliki kendali psikologis atas pekerjaan kita. Ini juga menetapkan batasan dan rasa rutinitas.
Anak-anak yang terbiasa dengan periode waktu, lonceng untuk istirahat dan waktu untuk pulang masih memerlukan struktur dan rutinitas untuk membuat mereka merasa aman.
Perlakukan pula hal yang sama di rumah, terutama selama masa-masa yang tidak pasti ini seperti sekarang.
Untuk anak-anak dan orang dewasa, menetapkan timer dan menetapkan norma bahwa waktu-kerja memiliki awal dan akhir dapat menandakan norma-norma yang akrab di tempat kerja dan sekolah.
Baca juga: Anak yang Terbiasa Kerja di Rumah Lebih Sukses Saat Dewasa
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanSegera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.