Kompas.com - 29/03/2020, 21:48 WIB
Editor Wisnubrata

Sudah pasti stres menyebabkan kekebalan tubuh menurun. Mulai dari yang paling ringan, orang jadi lebih mudah jatuh sakit saat stres. Ketika mengalami stres, tubuh menghasilkan kortisol dan adrenalin yang memicu radang.

Gangguan fungsi organ tubuh

Lebih lanjut, gangguan psikosomatis juga bisa memicu masalah pada fungsi organ tubuh. Mulai dari tekanan darah tinggi, gula darah melejit, gangguan pencernaan seperti sakit maag, dan banyak lagi.

Masalah kulit

Salah satu masalah pada kulit yang juga rentan menjadi lebih buruk akibat masalah mental adalah psoriasis, eksim, dan masalah kulit lainnya.

Terkadang, semakin parah gangguan psikosomatis yang dialami seseorang, akan semakin parah pula masalah kulit yang dialami.

Ada persepsi yang menyebutkan bahwa gangguan psikosomatis terkesan dibuat-buat oleh penderitanya. Contohnya, ketika seseorang mengaku tak bisa melihat meski matanya tidak mengalami cedera tertentu. Atau kasus lain saat jari seseorang menjadi kaku dan tidak bisa diluruskan kembali.

Terlebih, dokter kerap kali tidak menemukan masalah fisik atau penyakit pada penderita gangguan psikosomatis. Konsekuensinya, terbentuk miskonsepsi bahwa gangguan psikosomatis adalah “halusinasi”.

Stigma yang terbentuk ini sebenarnya jauh lebih berbahaya. Penderita gangguan psikosomatis akan merasa tidak berhak untuk memeriksakan diri dan mendapat pengobatan. Padahal, itulah yang benar-benar diperlukan.

Cara mengatasi gangguan psikosomatis

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.