Kompas.com - 03/04/2020, 19:14 WIB
Ilustrasi anak makan buah semangka shutterstockIlustrasi anak makan buah semangka
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Di tengah pandemi Covid-19, sebagian masyarakat sibuk mencari suplemen atau multivitamin untuk menjaga daya tahan tubuhnya.

Alasannya, daya tahan tubuh yang lemah akan membuat tubuh lebih rentan terhadap serangan virus.

Tak hanya untuk orang dewasa, para orangtua juga memikirkan apakah anak-anaknya perlu mengonsumsi suplemen atau tidak.

Terkait hal tersebut, dokter spesialis anak, Meta Hanindita menjelaskan, suplemen pada dasarnya diberikan jika anak tidak mendapatkan kecukupan gizi mikro lewat makanan sehari-hari yang dikonsumsi.

Jika memang merasa perlu mengonsumsi suplemen, Meta menganjurkan agar orangtua berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

"Konsultasi dulu ke dokter kalau mau kasih vitamin pada anak," katanya dalam Insta Live bersama Mother & Baby, Jumat (3/4/2020).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, ia mengingatkan bahwa pada dasarnya belum ada satupun sumber vitamin atau mineral yang paling direkomendasikan untuk mencegah infeksi Covid-19, termasuk rempah-rempah.

Pada intinya, menjaga daya tahan tubuh dapat dilakukan dengan melakukan sejumlah kebiasaan, seperti mengonsumsi gizi seimbang, menjaga pola tidur cukup, melakukan aktivitas fisik rutin sesuai usia, serta menjaga kebersihan.

Baca juga: Perlukah Minum Suplemen untuk Cegah Virus Corona?

Untuk mencegah penularan penyakit, jangan lupa untuk rajin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, menutup mulut ketika batuk dan bersin, serta menjaga jarak dengan orang lain ketika berada di tempat umum.

"Namanya saja "suplementasi" (tambahan), dikonsumsi apabila bayi atau anak tidak dapat memenuhi kebutuhan mikronutriennya lewat makanan sehari-hari," kata Meta.

Mengenai konsumsi suplemen juga pernah disinggung oleh Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19, Achmad Yurianto, saat memberikan keterangan pers beberapa waktu lalu.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu panik membeli vitamin karena pada dasarnya vitamin dan mineral bisa tercukupi dengan rutin mengonsumsi sayur dan buah.

Selain itu, jangan lupa menerapkan kebiasaan-kebiasaan positif lainnya yang bisa membantu menjaga daya tahan tubuh.

"Jadi tidak harus dimaknai membeli vitamin dan multivitamin. Tetapi makanlah sayur dan buah yang cukup. Tidak harus makan buah impor. Apapun buahnya, selama itu mengandung vitamin dan gizi cukup," tutur Yuri.

Baca juga: Apa Saja Tanaman Herbal yang Disebut Dapat Mencegah Covid-19?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X