Jalan Kaki, Olahraga Terbaik Selama Masa Karantina di Tengah Pandemi

Kompas.com - 01/05/2020, 04:05 WIB
ilustrasi jalan kaki shutterstockilustrasi jalan kaki

KOMPAS.com - Semua orang di dunia kini sedang berusaha melindungi diri dari ancaman yang ditimbulkan oleh pandemi virus corona, termasuk dengan menjaga daya tahan tubuh.

Bagi orang yang memiliki peralatan kebugaran dan olahraga di rumah, menjaga tubuh tetap sehat dan kuat mungkin tidak menjadi masalah selama mereka termotivasi untuk berolahraga.

Tetapi sebagian orang lainnya yang tidak memiliki hak istimewa untuk memiliki alat olahraga apa pun, menjaga tubuh tetap bugar adalah perjuangan, mengingat semua pusat kebugaran saat ini tutup.

Namun, para ahli mengatakan ada satu latihan yang semua orang bisa lakukan untuk tetap sehat di tengah pandemi virus corona, yaitu jalan kaki.

Baca juga: 9 Manfaat Jalan Kaki, Perkuat Jantung hingga Perbaiki Suasana Hati

Dilansir dari USA Today, berikut adalah lima alasan mengapa jalan kaki adalah latihan terbaik untuk dilakukan selama pandemi virus corona:

1. Meningkatkan kekuatan otot

Jalan kaki telah terbukti mengatasi efek penuaan pada kekuatan otot. Seiring bertambahnya usia manusia, kekuatan otot mereka sangat berkurang.

Berjalan kaki mengatasi masalah ini dengan membangun massa otot dan mengencangkan otot di area tubuh tertentu, terutama di punggung dan kaki.

2. Mempromosikan tulang yang lebih kuat

Tulang cenderung menjadi lebih lemah seiring bertambahnya usia seseorang. Menurut MedlinePlus, ini menjelaskan mengapa postur dan gaya berjalan berubah secara drastis ketika manusia bertambah tua.

Jalan kaki diyakini dapat memperkuat tulang. Bentuk latihan ini memberikan sejumlah tekanan pada tulang dan sel-sel tulang yang disebut osteoblas merespons dengan baik terhadap jenis tekanan ini, sehingga mencegah hilangnya kepadatan tulang.

Baca juga: Bagaimana Berjalan Kaki Bisa Memengaruhi Kesehatan?

 

3. Membakar lemak tubuh

Jalan kaki adalah salah satu latihan yang baik yang dapat membuat seseorang menurunkan berat badan tanpa harus bergantung pada peralatan olahraga.

Studi menemukan bahwa jalan kaki secara teratur membantu menurunkan berat badan dengan membakar lemak.

Orang bertubuh gemuk yang sering jalan kaki bisa mendapat manfaat dari efek pembakaran lemak saat berjalan kaki.

4. Meningkatkan suasana hati yang baik

Banyak orang menderita kecemasan dan perubahan suasana hati di tengah pandemi virus corona yang entah kapan akan berakhir.

Berjalan kaki adalah cara yang baik untuk mengatasi masalah ini, karena aktivitas fisik ini telah terbukti memiliki efek positif pada suasana hati seseorang.

Baca juga: 10 Manfaat Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari

5. Meningkatkan kesehatan jantung

Alasan bagus lainnya mengapa jalan kaki adalah latihan terbaik untuk dilakukan selama masa karantina, karena efeknya berkaitan dengan kesehatan jantung. Rupanya, berjalan kaki membuat hati lebih kuat.

Karena ini adalah aktivitas aerobik, jalan kaki meningkatkan efisiensi jantung dengan meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Dengan demikian, berjalan mengurangi risiko terserang penyakit jantung.

Bagaimana, siap jalan kaki?

Baca juga: Rutin Jalan Kaki tapi Berat Badan Enggak Turun, Apa Sebabnya?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X