Memilih Gaya dan Bahan Hijab untuk Musim Panas

Kompas.com - 02/06/2020, 22:40 WIB
Gaya hijab untuk musim panas SHUTTERSTOCKGaya hijab untuk musim panas

KOMPAS.com - Merasa tetap segar sepanjang hari selama musim panas adalah sesuatu yang diinginkan hampir setiap orang di luar sana, terutama buat kamu yang memakai hijab.

Pakaian bertumpuk ditambah dengan pemakaian jilbab saat musim panas akan membuat kulit kepala cepat terasa gerah, jika salah memilih bahan dan warna.

Namun, hal ini bisa dihindari dengan memilih gaya dan bahan hijab yang tepat untuk musim panas.

1. Kain hijab

Bahan hijab untuk cuaca panas Lebih baik memakai syal yang berbahan katun atau linen. Pasalnya, katun dan linen dapat membantu menyerap keringat dengan mudah.

Jika kamu mencari bahan ringan yang tidak mengganggumu selama hari yang panjang, kamu bisa memilih bahan voal atau sifon.

Selain itu, ada baiknya menghindari kain sutera karena bahannya yang licin akan membuat model hiab tak bertahan lama.

Bandana katun yang kamu pakai sebagai dalaman, bukan hanya mempercantik hijabmu tapi juga membuat bagian kepala tidak terlalu panas.

Namun pilih bahan bandana yang terbuat dari katun untuk dikenakan di bawah jilbab, terutama jika kamu mengenakan kain sifon yang ringan dan licin. Selain itu, ini juga akan membantu menyerap keringat di kulit kepala.

Baca juga: Yuk, PIlih Warna Hijab Sesuai Warna Kulit dan Tetap Tampil Gaya

2. Gaya hijab

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber fustany
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X