Kompas.com - 03/06/2020, 10:27 WIB
Ilustrasi luka ThinkstockIlustrasi luka

“Tekanan pada saraf sensori, biasanya ketika tidur, adalah penyebab tersering dan gejala kebas atau kesemutan ini hanya sementara,” kata Gupta.

Walau begitu, jika gejala itu bertahan lama, segera cek ke dokter.

Baca juga: Laporan Terbaru, Covid-19 juga Sebabkan Gangguan Saraf

2. Terluka karena mati rasa
Saraf sensori seharusnya memberitahu otak jika sebuah permukaan atau benda berbahaya untuk mencegah kita terbakar, mengalami luka sayatan, atau trauma.

3. Sulit atau tak bisa menggerakkan bagian tubuh
Jika saraf motor terpengaruh, maka bisa terjadi kelemahan otot, bahkan kelumpuhan. Gejala berupa tidak bisa menggerakkan satu sisi tubuh, sulit berjalan, atau kebingungan, juga merupakan tanda stroke. Segeralah ke rumah sakit.

Baca juga: Banyak Orang Dewasa Tak Kenali Gejala Stroke

4. Nyeri pada satu kaki
Rasa nyeri yang tajam dan konstan, sensasi terbakar, atau kesemutan, yang dimulai di punggung bawah dan menjalar ke belakang kaki, bisa menjadi gejala sciatica.
Hal ini terjadi ketika saraf sciatic, yang berada di bagian punggung bawah ke panggul, dan turun ke kaki, tertekan atau rusak. Pemicunya bisa karena gangguan pada tulang punggung atau penyakit diabetes.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

5. Sering buang air kecil
Kerusakan saraf juga bisa membuat kandung kemih mengirim sinyal keliru, sehingga kita merasa terus ingin buang air kecil atau sulit melakukannya.

6. Sakit kepala mendadak dan intens
Kondisi sakit kepala berat yang diikuti dengan perasaan seperti kesetrum ini disebut juga ociipital neuralgia. Pemicunya adalah saraf di leher terjepit.

7. Linglung
Mendadak terhuyung-huyung dan hampir jatuh? Jika saraf besar yang memengaruhi sensasi mengalami kerusakan, maka kita akan kehilangan koordinasi dan sulit merasakan posisi tubuh sehingga rentan jatuh.

Pada sebagian kasus, jika penderita gangguan saraf ini juga mengalami tremor, otot kaku, dan perubahan bicara, kemungkinan itu adalah pertanda penyakit Parkinson yang disebabkan sel saraf di otak mengalami kerusakan.

Baca juga: Gadget Bisa Picu Kerusakan Saraf, Apa Gejalanya?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.