Kompas.com - 13/06/2020, 11:29 WIB
Ilustrasi kentut. SHUTTERSTOCKIlustrasi kentut.
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Setiap orang bisa kentut sebanyak 5 sampai 15 kali setiap hari. Kentut termasuk bagian normal dari proses pencernaan dan merupakan hasil dari aktivitas bakteri di dalam saluran pencernaan.

Sering kentut atau flatulensi memang bisa membuat orang salah tingkah dan tidak nyaman. Tapi kondisi ini juga bisa menandakan gejala gangguan medis.

Seseorang dikatakan terlalu sering kentut jika ia buang gas lebih dari 20 kali dalam sehari. Apakah kamu termasuk salah satunya?

Beberapa kondisi di bawah ini mungkin bisa menjelaskan mengapa seseorang menjadi terlalu sering kentut:

1. Perubahan pola makan

Perubahan pola makan bisa membuat sering kentut. Misalnya, menjadi vegetarian, menghindari konsumsi kelompok makanan tertentu, atau menambahkan jenis suatu makanan ke menu makan sehari-hari.

Biasanya, gejala sering kentut akan berkurang setelah tubuh beradaptasi dengan pola makan baru tersebut.

2. Konsumsi makanan tertentu

Beberapa jenis makanan menghasilkan gas lebih banyak dalam saluran pencernaan. Jenis makanan yang menimbulkan gas biasanya karbohidrat. Salah satunya adalah ubi jalar.

Ubi jalar kerap dikaitkan dengan kondisi lebih sering kentut setelah mengonsumsinya. Pasalnya, ubi jalar mengandung glukosa bernama mannitol yang memiliki efek pencahar.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X