Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 17/06/2020, 07:48 WIB

Desain dan gaya hidup era 60-70am di Amerika dan Eropa masih akan menjadi tema besar Soldat untuk koleksi-koleksi mendatang. Namun, sub-tema koleksi tidak lagi bertema racing.

"Misalnya, jam tangan militer yang dibuat di tahun itu atau formal dress watch yang biasa dipakai pada tahun itu."

"Semuanya kami pelajari, tapi pada akhirnya disesuaikan dengan tema utama kami," ungkap Jesse.

Mimpi melibatkan banyak anak bangsa

Karena belum genap satu tahun, Soldat masih ingin fokus memperkenalkan brand lebih luas kepada masyarakat Indonesia dan internasional.

Jesse meyakini kualitas bisa menjadi modal untuk meraih pasar yang semakin luas.

"Kalau di dunia internasional salah satu statement saya adalah bahwa jam tangan bisa dibuat dengan baik dan bagus, dengan pendekatan yang baik dan benar," ujarnya.

Untuk jangka panjang, ia sangat ingin melibatkan lebih banyak kontribusi anak bangsa dalam proyek Soldat dan meyakini cita-cita tersebut akan bisa dicapai.

Jesse mengaku sudah melakukan sejumlah riset. Misalnya, mencari studio di Indonesia yang siap dan berani membuat desain jam tangan sekaliber arloji Swiss.

Atau, mencari desainer asal Indonesia yang bisa merancang font khusus Soldat.

"Intinya membuat brand kami jadi lebih personalized," kata Jesse.

Baca juga: Lihat, Arloji Langka Seharga Rp 2,2 Miliar Milik Travis Scott

Jika kembali ke alasan awal ia gemar mengoleksi jam tangan klasik, bagi Jesse jam tangan adalah sebuah seni yang memperkuat karakter pemakainya.

Untuk itu, ia memproduksi Soldat dengan sungguh-sungguh, dan memberikan kualitas terbaik agar jam tangan ini menjadi sesuatu yang dihargai orang banyak, layaknya karya seni.

"Kami akan terus membuat jam tangan dengan kuantitas terbatas, karena kami ingin jam tangan ini benar-benar menjadi sesuatu yang spesial dan dihargai oleh orang-orang karena dibuat dengan sepenuh hati," ungkap dia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by soldatwatch (@soldatwatch) on May 25, 2020 at 7:28am PDT

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.