Melihat Kebiasaan Baru Traveller Indonesia di Era New Normal

Kompas.com - 17/07/2020, 07:34 WIB
, SHUTTERSTOCK,

KOMPAS.comPandemi Covid-19 membawa banyak perubahan pada kebiasaan traveler di Indonesia.

“Banyaknya negatif. Paranoid terhadap hotel, tempat liburan, dan lainnya.”

Begitu kata Chief Marketing Officer Tiket.com, Gaery Undarsa dalam peluncuran tiket Flexi, beberapa waktu lalu.

Meski demikian, Gaery melihat ada hal yang positif yang juga terjadi selama pandemi ini.

Dulu, kata dia, sebelum Covid-19 mewabah, orang selalu berpikir traveling ke tempat jauh, dari Bali, Singapura, Jepang, dan lainnya.

Baca juga: Ingin Liburan Aman di Tengah Pandemi, Cobalah Berkemah

Semenjak Covid-19 merebak, banyak orang yang mulai melirik destinasi lokal. Mereka mencari tempat wisata yang ada di sekeliling, karena bosan berada di rumah.

Fenomena tersebut merata di seluruh Indonesia. Gaery melihat ini sebagai hal yang positif, karena bisa saja ada tempat wisata yang belum terekspos, dan kini terekspos.

“Contoh, orang Jakarta jarang liburan ke Bogor dan Sentul. Sekarang Bogor dan Sentul rame banget sampai ke daerah atas,” ucap dia.

Gaery menilai, ke depan akan banyak destinasi wisata lokal yang terekspos. Itulah mengapa, ada program Liburan Dekat Rumah (LDR) yang dikeluarkan Tiket.com.

“Kenapa ada promo LDR, untuk mengekspos hal tersebut. Staycation domestik jadi tren sekarang. Ini potensi,” tutur dia.

Baca juga: Pilihan Kegiatan Liburan di Jakarta

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X