Kompas.com - 07/10/2020, 05:00 WIB
Ilustrasi bangun pagi fizkesIlustrasi bangun pagi

Perlu diketahui, setiap malam, kita mengalami dua tahapan tidur, yaitu tidur REM dan tidur non-REM.

The National Institute for Neurological Disorders and Stroke mendefinisikan tidur non-REM melalui tiga tahap:

- Tahap 1: saat kita beralih dari bangun menuju tidur

- Tahap 2: saat kita tidur ringan (atau tidur ayam)

- Tahap 3: saat kita memasuki tingkat tidur terdalam untuk periode lama

Kita mengalami ketiga tahapan tidur non-REM di malam hari, dan tahapan terakhir membuat kita merasa segar di pagi hari.

Bedanya, siklus tidur REM pertama kali terjadi sekitar 90 menit setelah kita tertidur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mata kita bergerak cepat di belakang kelopak mata yang tertutup," kata para ahli di The National Institute for Neurological Disorders.

Baca juga: Mana yang Lebih Baik: Alarm Bangun Tidur yang Lembut Atau Agresif?

Mereka juga menyebut, di saat kita memasuki siklus tidur REM, napas kita menjadi lebih cepat dan tidak teratur, detak jantung serta tekanan darah meningkat, hingga mendekati tingkat bangun.

"Sebagian besar mimpi kita terjadi selama tidur REM, meskipun beberapa orang mengalaminya dalam tidur non-REM."

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber MSN
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.