Kompas.com - 19/10/2020, 08:15 WIB

Karenanya, untuk mengendalikan amarah, kenali tanda-tanda bahwa kamu mulai kesal. Saat sudah mengenalinya, menjauhlah dari situasinya, atau coba teknik relaksasi untuk meminimalkan kemarahan.

2. Turunkan ekspektasimu

Kita kerap memiliki harapan yang tinggi terhadap sesuatu. Ketika hal itu tak terwujud, hal ini akan membuat kita merasa marah.

“Begitu banyak kemarahan yang berasal dari ekspektasi yang tidak realistis terhadap orang lain, dunia pada umumnya, dan diri kita sendiri,” kata psikolog Bernard Golden, PhD, pendiri Anger Management Education dan penulis Overcoming Destructive Anger: Strategies That Work.

Sayangnya, hal ini seringkali tidak kita disadari. Untuk itu, kendalikan kemarahan dengan menurunkan ekpektasi kita.

Baca juga: Coba Simak, 9 Teknik Cerdik Kendalikan Rasa Marah

3. Ambil jarak

Lain kali jika seseorang membuatmu marah, cobalah strategi ini untuk mengendalikannya: anggaplah kamu sedang melihat pemandangan dari kejauhan.

Dengan kata lain, anggaplah kamu sedang mengamati sekitar, alih-alih terlibat dalam situasi itu.

"Orang yang marah seringkali tenggelam dalam emosi dan merasa menjadi bagian tentang apa yang membuat mereka marah," kata Bushman.

“Namun jika kita mengadopsi perspektif pengamat atau fly-on-the-wall, mereka kurang terlibat (dalam cekcok). Mereka bisa mundur dari situasi provokatif,” imbuhnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.