Pesan Bambang Pamungkas Kepada Calon Pesepakbola Muda

Kompas.com - 05/11/2020, 20:56 WIB
Bambang Pamungkas Pensiun KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoBambang Pamungkas Pensiun

KOMPAS.com - Legenda sepak bola tanah air, Bambang Pamungkas, menceritakan pengalamannya selama 20 tahun berkarier sebagai pemain sepak bola profesional.

Dia menilai profesi sebagai pesepakbola yang belakangan ini kian populer, justru dipandang sebelah mata di saat ia memulai kariernya.

"Semua pesepakbola profesional, baik yang sudah pensiun atau yang masih aktif bermain, pasti mengalami perdebatan atau pertentangan batin di awal karier mereka."

Bambang menuturkan hal tersebut dalam Konferensi Pers Biskuat Academy 2020 yang diselenggarakan virtual pada Kamis (5/11/2020).

"Jujur, dulu sepak bola belum dianggap sebagai profesi yang menjanjikan. Saya berasal dari daerah sederhana, di mana orangtua saya ingin agar saya menjadi pegawai negeri," sambung dia.

Karena itu, di saat Bambang memutuskan untuk memilih sepak bola sebagai jalan hidupnya, ia berusaha keras meyakinkan orangtuanya agar setuju dengan pilihannya.

Baca juga: Sekolah Bola Online, Ide Pengembangan Potensi Anak saat Pandemi

"Saya berani berjanji kepada orangtua, jika saya akan menjalani karier dengan benar. Ada kesepakatan tidak tertulis antara saya dan orangtua, bahwa saya harus sukses."

Bambang pun memenuhi janji tersebut. Ia berhasil merengkuh berbagai gelar saat bermain di klub Persija dan klub luar negeri dalam kancah liga domestik. Di samping itu, banyak gelar individu yang sudah ia dapat.

Pria yang biasa dipanggil Bepe itu menjelaskan kunci di balik kesuksesannya sebagai pemain sepak bola bagi calon pesepakbola muda.

"Kita semua tahu, musuh terbesar seorang atlet ada tiga. Cedera, kejenuhan, dan popularitas," tuturnya. Hal paling utama, fokus pada apa yang kita kerjakan. Selalu mengerti siapa kita."

Dia menyinggung fenomena pesepakbola yang menjalin hubungan dengan publik figur seperti artis untuk mendongkrak popularitas.

"Value kita dinilai dari seberapa baik performa kita di lapangan, bukan di media sosial seperti Instagram," ucap dia.

"Rata-rata karier seorang atlet itu sekitar 10-15 tahun, tidak lama. Di waktu yang sebentar itu, kita harus memaksimalkan waktu dengan baik."

Baca juga: Sejarah Hari Ini: Bambang Pamungkas Cetak Gol Pamungkas untuk Persija



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X