Kompas.com - 25/11/2020, 18:09 WIB
Ilustrasi haid, menstruasi ShutterstockIlustrasi haid, menstruasi

Dia pun menyarankan sebaiknya para perempuan -terutama bagi yang sering mengalami perubahan siklus haid, untuk mulai mencatat periode haid mereka masing-masing.

"Dicatat kapan terjadinya haid, jumlah pembalut yang dipakai berapa banyak, dan ditutup dengan kapan berakhirnya haid."

"Dari situ akan kelihatan kapan dia akan haid lagi," ungkap dia.

"Kalender Menstruasi"

Merespons kebutuhan perempuan untuk selalu mengetahui siklus haid, Halodoc memperkenalkan fitur "Kalender Menstruasi".

Fitur ini disebut dapat melengkapi kebutuhan layanan kesehatan reproduksi secara terintegrasi.

Baca juga: 10 Alasan Mengapa Wanita Terlambat Haid

"Fitur ini merupakan pencatatan periode haid digital yang bisa diakses melalui smartphone." 

"Selain bisa mengetahui siklus haid, kita juga dapat terhubung dengan dokter obgyn untuk berkonsultasi," kata VP Marketing Halodoc, Felicia Kawilarang.

Dia menyebut, layanan ini menjadi inovasi yang membuat para perempuan lebih mudah memantau siklus haid dan mengetahui dampaknya bagi kesehatan reproduksi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X