Kompas.com - 29/11/2020, 09:07 WIB
. REPRO BIDIK LAYAR VIA brightside.me/ Tim Graham Photo Library Tim Graham.

KOMPAS.com - Pangeran Charles dan Putri Diana mengumumkan pertunangannya di Istana Buckingham pada Februari 1981, dan menikah sebulan kemudian pada Juli.

Meski pada awalnya terlihat seperti cerita dongeng di mata publik, namun mereka akhirnya bercerai pada 1996.

Pernikahan Charles dan Diana sebetulnya sudah sejak awal dipaksakan.

Bahkan ternyata, Diana sendiri pernah berusaha agar pernikahannya dibatalkan.

Dilansir Independent, ada beberapa tanda yang menunjukkan permasalahan dalam pernikahan itu, termasuk Diana yang mengatakan bahwa dirinya hanya bertemu Charles sebanyak 12 kali sebelum mereka bertunangan.

Keduanya juga terpaut usia cukup jauh. Ketika menerima pinangan Charles, usia Diana baru 19 tahun, sementara Charles 32 tahun.

Baca juga: Cerita Putri Diana yang Sembunyi Sebelum Pernikahannya

Charles diduga juga berkeberatan jelang pernikahan, paling tidak karena masih menyimpan perasaan pada mantan kekasihnya saat itu, Camilla Parker Bowles, yang akhirnya dinikahinya pada 2005.

Serial The Crown di Netflix, yang menceritakan kisah keluarga Kerajaan Inggris, juga menggambarkan keraguan tentang pernikahan tersebut pada musim keempatnya.

Tak lama setelah pertunangan, Charles pergi untuk melakukan tur, meninggalkan Diana dalam kebingungan dan kesendirian di Istana Buckingham.

Setelah pergi makan siang dengan Camilla, dia menemukan bahwa Charles memiliki gelang yang dibuat untuk mantan kekasihnya itu dengan nama panggilan mereka satu sama lain yang tertulis di atasnya, Fred dan Gladys.

Diana yang marah berusaha mati-matian untuk menghubungi Charles atau anggota Keluarga Kerajaan lainnya untuk membahas hal ini, termasuk Ratu Elizabeth II.

"Pernikahan ini tidak bisa dilanjutkan, itu akan menjadi bencana bagi semua orang," kata Diana melalui telepon dalam sebuah episode.

Perdebatan dalam internal keluraga kerajaan pun sempat terjadi tentang apakah pernikahan tetap dilanjutkan atau dibatalkan.

Namun, pada akhirnya pernikahan tetap berlangsung setelah Ratu menyarankan Charles untuk terus maju demi menjalankan "tugas", meyakini bahwa cinta dan kebahagiaan pasti akan mengikuti.

Baca juga: Sejak Awal, Ratu Elizabeth Tahu Cinta Charles dan Diana Tak Akan Lama

Bagaimana faktanya?

Memang terjadi beberapa momen mengecewakan menjelang hari besar itu.

Menurut penulis biografi Andrew Morton, pada hari Senin sebelum hari pernikahan, Diana mengetahui tentang gelang Fred dan Gladys.

Ia dikabarkan sangat kesal dengan hal itu, menyebabkan dia dengan serius mempertimbangkan untuk membatalkan pernikahan.

Kekecewaan semakin besar ketika tahu bahwa Charles pergi menemui Camilla untuk memberikan hadiahnya, bahkan sampai meninggalkan pengawal seniornya, Kepala Inspektur John McLean

Setelah curhat pada saudara perempuannya, Diana diberi tahu bahwa dia sudah terlambat untuk mundur.

"Dia bingung dan kesal dengan rentetan kejadian itu. Ketika dia serius mempertimbangkan untuk membatalkan pernikahan, mereka (keluarga kerajaan) mencoba meringankan ketakutan dan firasatnya tentang bencana yang akan datang," kata Morton.

Cerita senada diungkapkan oleh pakar kerajaan, Elena Mora.

Diana diduga berbicara pada dua kakak perempuannya, Baroness Fellowes dan Lady Sarah McCorquodale dan keduanya meyakinkan agar pernikahan tetap dilanjutkan.

"Semua orang tahu bahwa Diana ingin melarikan diri dua hari sebelum pernikahan," katanya kepada penyiar Italia Tv2000, seperti dilansir Express.

"Dan saudara perempuannya memberitahunya, 'Sayang, di sana wajahmu ada di semua cangkir dan handuk kerajaan. Ini agak terlambat'," ungkap Mora.

Charles juga dikabarkan memiliki keraguan tentang hubungan tersebut sejak sebelum lamaran, terutama tentang hiruk-pikuk media mengerumuni Diana.

Baca juga: Pernikahan Charles dan Putri Diana Sudah Bermasalah Sejak Hari Pertama

Menurut penulis biografi kerajaan Robert Jobson pada bukunya "Charles At Seventy: Thoughts, Hopes And Dreams" di 2018, Charles didorong oleh ayahnya, Pangeran Philip untuk melepaskan Diana atau melamarnya sebagai cara untuk memberikan perasaan aman pada Diana.

Sayangnya, memilih melamar semakin membuat media menggila dan semakin menunjukkan bahwa betapa sedikitnya kesamaan pasangan itu.

"Untuk mundur, seperti yang tak bisa dibayangkan, akan menjadi bencana besar," katanya.

Terlepas dari rumor keraguan pasangan itu sebelum pernikahan, Charles dan Diana akhirnya menikah di Katedral St Paul, di depan jutaan penonton yang menonton dari seluruh dunia.

Setelah periode kebahagiaan relatif yang singkat, termasuk menyambut putra-putra mereka William dan Harry, pasangan itu mulai kembali menunjukkan tanda-tanda keretakan yang jelas.

Pasangan tersebut mulai terlihat menjaga jarak sejak melakukan tur Australia bersama William yang masih bayi di 1983.

Ahli Judy James melihat ketegangan itu pada foto yang diambil ketika mereka menari bersama saat menghadiri acara gala di Wentworth Hotel di Sydney.

"Tarian ikonik antara Charles dan Diana selama tur di Australia tampak menunjukkan pasangan itu bahagia dan jatuh cinta secara terbuka, tetapi sinyal yang mendasarinya menunjukkan ketegangan yang terus berlanjut bahkan selama momen kebersamaan fisik yang langka ini," ucapnya.

Baca juga: Putri Diana, Taj Mahal dan Pernikahan yang Tak Bahagia



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X