Kompas.com - 30/11/2020, 11:34 WIB
Ilustrasi rak bumbu dapur kayu SHUTTERSTOCK/LUISA GONZALEZ PIlustrasi rak bumbu dapur kayu

KOMPAS.com - Meski tanaman hias kini sedang menjadi primadona, menanam bumbu dapur juga bisa menjadi alternatif aktivitas bercocok tanam di rumah.

Selain bermanfaat untuk aktivitas masak di dapur, menanam bumbu dapur juga tidak memerlukan lahan yang besar dan bisa menggunakan pot.

Menanam di dalam pot selain mudah untuk dipindahkan, ukurannya juga beragam dan bisa disesuaikan dengan ruang yang kita miliki.

Ada tiga langkah sederhana yang bisa kamu coba jika ingin menanam bumbu dapur di rumah. Berikut tips sederhana yang dibagikan oleh Kebun Kumara melalui Instagram @kebunkumara:

1. Mengenali jenis pot
Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengenali jenis dan karakter pot.

Learning coordinator Kebun Kumara, Sarah Adipayanti menyebutkan beberapa jenis pot antara lain pot dari tanah liat, plastik dan daur ulang.

Pot tanah liat cenderung terlihat cantik secara penampilan dan ramah lingkungan. Namun, jenis pot ini mudah menyerap air sehingga membuat kondisi tanah menjadi cepat kering.

"Cocok untuk tanaman-tanaman kayak rosemary yang suka kondisi tersebut," ungkapnya dalam video.

Selain itu, pot tanah liat juga cenderung berat sehingga sulit untuk dipindah-pindahkan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kebun Kumara (@kebunkumara)

Sementara pot berbahan plastik cenderung kuat dan tahan lama. Selain itu, ada banyak pilihan ukuran dan warna yang tersedia.

Jika ingin menggunakan pot plastik, usahakan untuk mencari bahan plastik yang tebal agar tidak mudah retak.

Wadah-wadah bekas yang ada di rumah juga bisa didaur ulang dan dimanfaatkan sebagai pot.

Sayangnya, ukuran pot daur ulang cenderung tidak seragam. Pot ini cocok untuk bibit-bibit yang baru disemai.

Baca juga: 5 Cara Praktis Menanam Tanaman Hias, Cukup Pakai Air

2. Pilih ukuran pot yang sesuai
Sesuaikan wadah dengan usia bibit.

Menurut Sarah, bibit yang baru disemai dan ukurannya kecil bisa ditanam di pot daur ulang.

Namun, pastikan nantinya mereka ditempatkan di pot besar.

Untuk bumbu dapur yang menjalar, seperti mint atau oregano, disarankan memilih pot dengan ukuran mininal 20.

Sedangkan untuk bibit-bibit seperti kemangi, pandan dan sereh, gunakan pot dengan ukuran mininal 35.

"Jadi, jangan lupa menyesuaikan usia bibit dengan pot," katanya.

Baca juga: Jangan Dibuang, Susu Basi Bisa Jadi Pupuk Tanaman

3. Pastikan lubang drainase memadai
Air di dalam pot nantinya harus bisa keluar dengan lancar.

Jika tidak, maka kondisi tersebut berpotensi membuat media tanam terenang air sehingga menyebabkan akarnya busuk.

Jika pot yang kamu miliki di rumah tidak memiliki lubang yang sempurna ketika dibeli, cobalah untuk melubanginya menggunakan gunting.

Setelah tiga langkah tadi dilakukan, kamu bisa meletakkan tanaman di ruang yang tersedia di rumah.

Pastikan media tanam berkualitas, bibit tanaman sehat dan tanaman diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari sesuai kebutuhannya.

"Misalnya, kita taruh dekat kolam, balkon, teras, bisa di mana saja. Jadi mereka ditaruh bersama tanaman-tanaman lainnya yang juga di dalam pot. Bisa tanaman hias, tanaman obat. Sesuaikan saja sama kreativitasmu," kata Sarah.

Baca juga: Pilihan Tanaman Hias Berdasarkan Zodiak



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X