Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harus Tahu, 5 Langkah Pertolongan Pertama Ketika Mimisan

Kompas.com - 01/12/2020, 17:06 WIB
Nabilla Tashandra

Editor

Sumber Healthline

3. Semprotkan dekongestan
Semprotan dekongestan mengandung obat yang mampu mengencangkan pembuluh darah di hidung.

Tidak hanya dapat meredakan peradangan dan hidung tersumbat, tetapi dekongestan juga dapat memperlambat atau menghentikan pendarahan.

Semprotkan sebanyak tiga kali ke lubang hidung yang mimisan untuk meredakannya.

4. Menjepit hidung
Menjepit bagian hidung yang lembut dan berdaging yang berada di bawah tulang hidung selama sekitar 10 menit dapat membantu menekan pembuluh darah dan menghentikan pendarahan.

Jangan berikan tekanan berlebih selama 10 menit tersebut atau pendarahan akan kembali terjadi dan kamu harus memulai langkah itu kembali.

Baca juga: Mengenal tentang Mimisan, Gejala, Penyebab dan Cara Mengobatinya

5. Ulangi langkah tersebut hingga 15 menit
Jika mimisan tidak berhenti setelah hidung ditekan selama 10 menit, coba tekan kembali selama 10 menit lagi.

Terkadang, kita juga bisa memasukkan bola kapas yang telah direndam dekongestan ke dalam lubang hidung yang mimisan dan menekan lubang hidung selama 10 menit untuk melihat apakah pendarahan dapat dihentikan.

Jika pendarahan tidak berhenti setelah 20 menit melakukan sejumlah usaha atau kamu mengeluarkan banyak darah, usahakan mencari bantuan medis untuk menanganinya.

Jika mimisan berhenti, setelahnya kamu bisa menyediakan kompres es dan meletakannya di hidung untuk membantu mengencangkan pembuluh darah.

Cara ini juga bisa meredakan peradangan jika kamu pernah mengalami cedera.

Jangan biarkan kompres es selama lebih dari 10 menit untuk menghindari cedera pada kulit.

Kebanyakan mimisan tidak memerlukan perhatian medis.

Namun, jika mimisan berlangsung lebih dari 20 menit atau setelah terjadi cedera, kamu harus segera mencari pertolongan medis.

Sebab, kondisi tersebut mungkin merupakan tanda mimisan posterior, yang artinya bisa lebih serius.

Beberapa jenis cedera yang mungkin menyebabkan mimisan antara lain jatuh, kecelakaan mobil, atau pukulan di wajah.

Mimisan yang terjadi setelah cedera dapat mengindikasikan patah tulang hidung, patah tulang tengkorak, atau pendarahan internal.

Baca juga: Apakah Mimisan pada Anak Berbahaya?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Sumber Healthline
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com