Kompas.com - 07/12/2020, 23:37 WIB
Ilustrasi stres dan kecemasan shutterstockIlustrasi stres dan kecemasan

5. Berjerawat

Bila wajahmu tiba-tiba dipenuhi jerawat, ini bisa jadi salah satu gejala stres.

Saat kamu stres, tubuh akan memompa lebih banyak hormon, seperti kortisol, yang menyebabkan kelenjar kulit memproduksi lebih banyak minyak.

Minyak berlebih ini bisa terperangkap di dalam pori-pori, bersama dengan kotoran dan sel kulit mati, hal ini akan menghasilkan jerawat.

Apa yang harus dilakukan:

Gunakan krim topikal yang mengandung benzoyl peroxide atau asam salisilat yang dapat membersihkan jerawat jika dioleskan secara teratur.

Untuk pendekatan yang lebih alami, basuh wajah dengan teh hijau atau oleskan lidah buaya. Sifat antibakterinya dapat meningkatkan penyembuhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Menjaga Kebersihan, Kunci Utama Mengatasi Jerawat

6. Sulit berkonsentrasi

“Terlalu banyak hormon stres kortisol dapat membuat lebih sulit untuk fokus atau berkonsentrasi, menyebabkan masalah memori serta kecemasan atau depresi,” kata Dr. Levine.

Apa yang harus dilakukan:

Halaman:


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.