Kompas.com - 16/12/2020, 09:19 WIB
ilustrasi pakaian DmyToilustrasi pakaian
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Kapas menjadi salah satu bahan yang paling sering digunakan dalam industri tekstil.

Meskipun kapas adalah serat alami yang dapat terurai di akhir masa pakainya, kapas adalah tanaman yang bisa menyebabkan kerusakan lingkungan.

Seorang konsultan mode berkelanjutan, Alice Wilby menjelaskan, bahwa kapas sangat boros air terutama saat penanaman dan proses pembuatan menjadi busana.

Membuat satu celana jins bisa mengambil antara 10.000 dan 20.000 galon air. Lalu, membuat sebuah kaos bisa menghabiskan 3.000 galon air.

Dia menambahkan, pertanian kapas juga menggunakan pestisida dan bahan kimia beracun yang meresap ke dalam tanah, serta bisa mencemari air.

"Kapas sebagai tanaman bisa mendatangkan malapetaka bagi manusia dan planet, bahkan sebelum diubah menjadi pakaian," katanya kepada The Independent.

Menurut Fashion For Good, produksi kapas konvensional menyumbang seperenam dari semua pestisida yang digunakan secara global. Ini berdampak pada petani dan komunitas lokal dengan bahan kimia berbahaya.

Sebuah klaim yang didukung oleh angka dari WHO menunjukkan, di negara berkembang sekitar 20.000 orang meninggal karena kanker dan mengalami keguguran akibat bahan kimia yang disemprotkan pada kapas konvensional.

Oleh sebab itu, sebaiknya produksi kapas dilakukan semaksimal mungkin untuk membatasi jejak lingkungannya dengan menggunakan lebih sedikit pestisida, lebih sedikit air, dan mempertimbangkan kondisi kerja.

"Produsen, merek, dan pengecer harus menggunakan kapas yang berkelanjutan,agar lingkungan tidak semakin rusak," terang direktur WRAP, Peter Maddox.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X