Kompas.com - 11/01/2021, 12:59 WIB
Ilustrasi daun tanaman menguning dan ujungnya kecokelatan. SHUTTERSTOCK/SPINO KIMIlustrasi daun tanaman menguning dan ujungnya kecokelatan.

KOMPAS.com - Saat ini, begitu banyak orang yang ingin menghiasi sudut-sudut di dalam rumahnya dengan tanaman.

Merawat tanaman, termasuk tanaman dalam ruangan (indoor), memang dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan mental seseorang, sehingga orang tersebut merasa lebih baik dari sebelumnya.

Misalnya, tanaman dapat membantu mengurangi rasa cemas dan stres, serta memicu kreativitas.

Namun, ada beberapa masalah umum yang kerap dihadapi ketika seseorang merawat tanaman indoor.

Misalnya, tanaman yang disiram terlalu banyak air atau tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Pada akhirnya, tanaman indoor tersebut lama kelamaan akan mati jika dibiarkan dalam kondisi yang tidak sehat.

Imelda Akmal, melalui buku berjudul "Indoor Pot Plant" berbagi sejumlah tips singkat untuk mengatasi masalah yang umum dihadapi tanaman indoor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa di antaranya, seperti:

1. Kurang asupan air
Salah satu masalah umum yang terjadi pada tanaman indoor yang diletakkan dalam pot adalah tanaman tampak layu.

Ini disebabkan oleh kurangnya asupan air, hawa ruangan yang terlalu dingin dan ruangan yang terkena terlalu banyak angin.

Untuk mengatasinya, cobalah memeriksa kelembapan media tanam. Jika media tanam kering, cobalah rendam di dalam air selama setengah jam.

Jika masih terlalu lembap, pindahkan ke media tanam yang lebih kering, lalu taruh di tempat berudara tapi tidak berangin.

Baca juga: Pahami, Kapan Waktu Terbaik untuk Menyiram Tanaman

2. Terlalu banyak asupan air
Jika Anda menyadari ujung daun tanaman indoor menjadi kecokelatan, bagian bahwa daunnya menguning dan daunnya berguguran, artinya tanaman terlalu banyak mendapatkan asupan air.

Sering kali, batang tanaman tersebut juga berbintik-bintik.

Jika hal ini terjadi, biarkan pot mengering sebelum disiram ulang.

Pertimbangkan untuk meletakkan tanaman ke pot dengan kualitas lebih baik, dengan media tanam yang lebih kering.

Jangan sampai air memenuhi dasar piring atau wadah pot.

Baca juga: Pertolongan Pertama pada Tanaman Layu Kebanyakan Disiram

3. Terlalu banyak diberi pupuk
Masalah lainnya yang mungkin terjadi pada tanaman indoor dalam pot adalah terlalu banyak diberi pupuk.

Beberapa tanda yang bisa terlihat antara lain tanaman tumbuh mengurus, serta timbul garis kuning atau permukaan putih yang mengeras pada bagian pot.

Untuk mengatasi masalah ini, pindahkan materi tanaman yang masih baik ke pot lain yang lebih bersih.

Kemudian, gunakan pupuk sesuai dengan takaran dalam kemasan.

Baca juga: Jangan Dibuang, Ampas Kopi Bisa Jadi Pupuk Tanaman

4. Terpapar sinar matahari berlebih
Tanaman yang tampak memutih dengan daun mengering dan bercak cokelat menandakan tanaman tersebut terkena sinar matahari berlebih.

Jika tanaman Anda mengalamin hal ini, cobalah memindahkan posisi tanaman tersebut jauh dari sinar matahari langsung.

Baca juga: Tanaman Hias Juga Bisa Terbakar Matahari, Kenali Tanda-tandanya

5. Kurang terkena sinar matahari
Masalah ini juga banyak dialami oleh tanaman-tanaman indoor, di mana mereka tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Beberapa tanda yang bisa terlihat antara lain tanaman tumbuh kurus dan panjang dengan jarak antardaun yang berjauhan.

Selain itu, tanaman yang baru tumbuh dan kekurangan sinar matahari biasanya cenderung melemah, kecil dan tampak pucat.

Solusinya, pangkaslah tanaman yang kurus lalu pindahkan ke tempat yang lebih terang.

Namun, pastikan tanaman tidak terpapar sinar matahari langsung.

Baca juga: Tanaman Layu padahal Sudah Dirawat? Mungkin Ini Penyebabnya

6. Kepanasan
Tanaman yang tidak mendapatkan cukup kelembapan atau terlalu kepanasan juga tidak akan tumbuh dengan baik dan sehat.

Tanaman yang mengalami masalah tersebut biasanya memiliki permukaan daun yang kecokelatan dan keriting.

Untuk mengatasinya, pindahkan tanaman ke ruang yang lebih sejuk, tetapi tetap terang.

Usahakan ruangan tersebut memiliki jendela. Buka jendela tersebut dan semprot daun sedikit demi sedikit menggunakan sprayer.

Baca juga: 5 Cara Praktis Menanam Tanaman Hias, Cukup Pakai Air

7. Kurang asupan pupuk
Tanaman indoor juga bisa kekurangan asupan pupuk.

Jika kondisi itu terjadi, pertumbuhan tanaman akan terhenti dan mengecil dari biasanya. Daunnya pun menjadi pucat.

Untuk mengatasi masalah ini, gunakan takaran pupuk yang benar untuk tanaman indoor dalam pot.

Beri tanaman tersebut pupuk yang mudah larut agar pemulihannya lebih cepat.

Nah, jika Anda masih kebingungan menghadapi permasalahan tanaman indoor yang telah dipaparkan, cobalah mencari informasi misalnya ke toko atau penjual tanaman sehingga Anda mendapatkan saran perawatan tanaman yang tepat.

Baca juga: Ketahuilah, 5 Manfaat Cangkang Kulit Telur untuk Tanaman

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.