Kompas.com - 19/01/2021, 06:57 WIB

Hal pertama yang harus dilakukan tentunya adalah menghentikan penggunaan produk.

"Pertama stop penggunaan krim tersebut, (lalu) konsultasi ke dokter," kata Arini.

Ia menambahkan, setiap efek samping membutuhkan terapi yang berbeda.

Efek samping berupa merah, gatal atau perih, misalnya, sering kali hanya membutuhkan obat oles untuk mengurangi gejalanya.

Sedangkan efek samping yang lebih berat, seperti okronosis eksogen, selain diperlukan obat oles, konsumen mungkin juga membutuhkan terapi lainnya untuk memudarkan, seperti laser.

Namun, terapi tersebut tidak menjamin efek samping hilang secara sempurna.

"Penanganan kanker kulit berbeda-beda sesuai jenis kanker kulit, derajat, besar, dan penyebarannya," kata Arini.

Semua masalah kulit akibat penggunaan produk kosmetik abal-abal bisa dicegah dengan sejak awal dengan berhati-hati dan cermat dalam memilih produk.

Baca juga: Belajar dari Kasus Richard Lee dan Kartika Putri, Begini Cara Pilih Kosmetik yang Aman

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.