Kompas.com - 25/01/2021, 14:36 WIB

2. Mengubah ekspektasi

Terlalu banyak berekspektasi terhadap pasangan memang akan sangat melelahkan dan membuat banyak waktu terbuang.

Oleh karena itu, cobalah untuk menggeser harapan yang berlebihan untuk mendapatkan hasil yang berbeda.

Penulis buku "Spiritual Clearings", Diana Burney mengatakan, jika kita dapat mengubah harapan, maka kita juga dapat mengubah realitas eksternal.

Lagi pula, dunia tidak akan berakhir hanya karena dia tidak ingat untuk menutup lemari dapur, bukan?

Sebagai hasilnya, kita akan berhenti mengomel, karena kita telah berhenti memantau kemajuan atau kekurangannya dan mulai merasa lebih baik tentang diri sendiri.

Tentu saja, ini bukan tentang menyerah pada pernikahan. Tapi untuk mengubah bagaimana kita memperlihatkan diri dalam pernikahan.

Kita berpikir berbeda tentang hal-hal terjadi sekarang. Perhatian kita hanya tertuju pada apa yang kita butuhkan saat itu.

3. Lepaskan ekspektasi

Melepaskan ekspektasi terhadap suami adalah kebebasan dan tidak menjadikan kita lemah atau membiarkan orang lain menang.

Baca juga: 7 Cara Istri Bisa Membantu Suami yang Alami Disfungsi Ereksi

Halaman:


Video Pilihan

Sumber yourtango
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.