Kompas.com - 10/02/2021, 21:00 WIB
Ilustrasi kencan virtual. SHUTTERSTOCKIlustrasi kencan virtual.

KOMPAS.com - Menjelang hari Valentine, mungkin terbersit keinginan pada beberapa orang untuk mencari pasangan.

Di tengah pandemi seperti sekarang, cara mencari pasangan telah mengalami perubahan.

Semakin banyak orang yang mencari pasangan lewat aplikasi kencan online.

Berdasarkan data, pengguna aplikasi kencan online telah mencapai lebih dari 200 juta di seluruh dunia.

Angka ini diprediksi terus meningkat, dan pada tahun 2024 diperkirakan bisa mencapai 276.9 juta pengguna.

Baca juga: Simak, 6 Tips Jitu Memulai Obrolan di Aplikasi Kencan Online

Mencari pasangan lewat aplikasi kencan online memang bukan hal baru. Namun masyarakat tetap harus bijak dalam menggunakannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penggunaan aplikasi secara bijak dapat membantu terhindar hal-hal yang tidak diinginkan seperti pencurian identitas, pelecehan online, menguntit, catfishing, dan lainnya.

Dalam diskusi ‘Di balik Aplikasi Kencan Online’ beberapa waktu lalu Siberkreasi berbagi pemahaman mendalam dan tips menggunakan aplikasi kencan online.

Aplikasi kencan online memang sarat akan tindak kejahatan siber. Perlu kewaspadaan tinggi terutama dalam memberikan data pribadi di dalam aplikasi."

Demikian kata Nenden S. Arum dari SAFE Net dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.