Kompas.com - 28/02/2021, 11:07 WIB
Ilustrasi rambut rontok AndreyPopovIlustrasi rambut rontok

KOMPAS.com - Ketika bangun tidur, kita mungkin memerhatikan ada beberapa helai rambut yang tertinggal di bantal. Atau setelah keramas dan menyisir rambut, kita melihat kerontokan rambut yang relatif banyak.

Rambut rontok adalah hal yang normal. Namun jika kerontokan terjadi dalam jumlah banyak dan berkepanjangan, atau juga disebut telogen effluvium, artinya ada sesuatu yang tidak beres pada tubuh kita.

Perlu diketahui, rambut tumbuh dalam satu siklus, dan akhirnya rontok. Setiap rambut di kepala kita berada pada titik berbeda dalam siklus tersebut, sebelum akhirnya rontok.

Menurut dokter kulit Shilpi Khetarpal, MD, siklus itu membutuhkan waktu.

Baca juga: Makanan untuk Mencegah Rambut Rontok, Apa Saja?

"Jadi, setiap kerontokan besar yang Anda lihat saat ini adalah akibat dari apa yang terjadi tiga bulan lalu," sebut dia.

Beberapa hal dapat menyebabkan kerontokan rambut secara berlebihan, yaitu:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Stres

Stres dapat memicu telogen effluvium, namun biasanya membutuhkan pemicu yang besar, seperti stres akibat perceraian atau kehilangan orang yang dicintai.

2. Kehamilan dan perubahan hormon

Kebanyakan wanita kehilangan banyak rambut beberapa bulan setelah melahirkan. Beberapa wanita juga melihat kerontokan rambut ekstra selama masa menopause.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X