Kompas.com - 11/03/2021, 05:51 WIB
Ilustrasi ginjal. SHUTTERSTOCKIlustrasi ginjal.

KOMPAS.com - Hari Ginjal Sedunia diperingati setiap Kamis kedua di bulan Maret. Tahun ini, peringatan tersebut jatuh pada 11 Maret 2021.

Setiap tahunnya, Hari Ginjal Sedunia mengambil tema berbeda. Tahun ini, tema yang diangkat adalah "Living Well with Kidney Disease (Hidup Berkualitas dengan Penyakit Ginjal)".

Menurut laman worldkidneyday.org, Komite Pengarah Hari Ginjal Sedunia mendeklarasikan tema tersebut untuk meningkatkan pendidikan dan kesadaran tentang manajemen gejala penyakit ginjal yang efektif dan pemberdayaan pasien, dengan tujuan akhir mendorong partisipasi hidup.

Didiagnosis mengalami penyakit ginjal bisa menjadi tantangan besar, tak hanya bagi pasien tetapi juga bagi orang-orang di sekitarnya, seperti mitra pengasuh dan keluarga pasien.

Diagnosis dan tata laksananya akan berdampak besar terhadap kehidupan para pasien, terutama pada pasien dengan penyakit ginjal stadium lanjut.

Keterbatasan tersebut seperti kesulitan berpartisiasi dalam aktivitas sehari-har, miealnya bekerja, bepergian dan bersosialisasi, sambil mengatasi sejumlah efek samping yang bermasalah, seperti kelelahan, nyeri, depresi, gangguan kognitif, masalah pencernaan, dan gangguan tidur.

Dukungan bagi pasien ginjal, termasuk bagi para pasien yang bergantung pada dialisis dan transplantasi, terutama selama pandemi dan periode menantang lainnya.

Baca juga: Mitos dan Fakta Seputar Penyakit Ginjal

Dukungan dan semangat dari seluruh pihak dibutuhkan agara para pasien ginjal tidak putus asa dan tetap produktif dalam menjalani aktivitas hariannya.

Menurut dr Tunggul Situmorang, SpPD-KGH, didiagnosis mengalami gagal ginjal bukanlah akhir dari segalanya.

Penyakit ginjal bisa dideteksi dini, bisa dicegah dan jika sudah gagal ginjal pasien juga masih bisa melakukan terapi.

"Secara umum penyakit ginjal bisa dicegah apapun penyebabnya, bisa diperlambat tidak menjadi rusak apapun penyebabnya, jika sudah gagal ginjal juga bisa dilakukan terapi penyakit ginjal," ungkapnya dalam peringatan Hari Ginjal Sedunia bersama Kalbe, Rabu (10/3/2021).

Baca juga: 6 Cara Jaga Ginjal Tetap Sehat

Beberapa upaya pencegahan penyakit ginjal yang bisa dilakukan, antara lain:

  • Olahraga secara teratur.
  • Mengontrol faktor risiko, seperti tekanan darah tinggi dan diabetes.
  • Merapkan pola makan sehat.
  • Menjaga asupan cairan yang seimbang.
  • Tidak merokok.
  • Tidak mengonsumsi obat-obatan tertentu yang berpotensi mengganggu fungsi ginjal.
  • Mengenali kondisi diri sendiri, salah satunya mengenali faktor risiko.

Ingat, semakin dini penyakit ginjal diidentifikasi dan mendapatkan penanganan yang tepat sejak awal, maka peluang untuk
sembuh pun jauh lebih besar.

Baca juga: Pilihan Obat Batu Ginjal Alami yang Bisa Dicoba di Rumah



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X